GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus mempercepat pembenahan infrastruktur jalan guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Salah satu ruas yang kini menjadi fokus penanganan adalah Jalan Zakaria Imban, jalur strategis yang menghubungkan sejumlah kawasan permukiman dan pusat aktivitas warga.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pekerjaan perbaikan mulai dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi kerusakan di lapangan serta kemampuan anggaran yang tersedia.
Kepala Dinas PUPR Kota Kotamobagu, Claudy N. Mokodongan, menjelaskan bahwa ruas jalan yang ditangani memiliki panjang sekitar 1,2 kilometer, dimulai dari Jembatan Molinow hingga kawasan Lapangan Poyowa Kecil.
Menurutnya, untuk titik yang mengalami kerusakan ringan di depan MTs Negeri 2 Kotamobagu, dilakukan peninggian elevasi badan jalan guna mengatasi permasalahan permukaan jalan yang tidak rata. Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pelapisan aspal sepanjang kurang lebih 120 meter.
“Untuk kondisi rusak ringan di depan MTs Negeri 2 Kota Kotamobagu, kami melakukan penanganan berupa peninggian elevasi badan jalan, kemudian dilanjutkan dengan pelapisan aspal sepanjang 120 meter,” ujar Claudy Mokodongan, Jumat (15/5/2026).
Selain itu, pekerjaan pengaspalan juga dilakukan pada ruas jalan yang membentang dari kawasan Lapangan Poyowa Kecil menuju Simpang Tiga Jalan Zakaria Imban–Brawijaya, Kelurahan Mongondow. Pada segmen tersebut, dilakukan pelapisan aspal sepanjang 260 meter guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan jalan.
Sementara untuk ruas lainnya yang mengalami kerusakan kategori sedang, Dinas PUPR menerapkan metode penambalan atau patching pada sejumlah titik berlubang yang tersebar di sepanjang jalur tersebut. Total panjang ruas yang ditangani dengan metode ini mencapai sekitar 820 meter.
Claudy mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap layak digunakan masyarakat serta mampu menunjang aktivitas ekonomi dan sosial.
Pemerintah Kota Kotamobagu juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area proyek dan mematuhi rambu-rambu keselamatan yang telah dipasang.
Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Kotamobagu.








