GOPOS.ID, JEMBER – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Jember berlangsung damai dan penuh nuansa kebersamaan. Kegiatan dipusatkan di Pendopo Wahyawibawagraha dengan pengajian serta doa bersama.
Acara itu dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait, Forkopimda, DPRD, OPD, hingga berbagai serikat pekerja. Tema yang diangkat menekankan kolaborasi demi kesejahteraan pekerja dan kemajuan industri.
“Dari tahun 2025 sampai hari ini, mungkin Jember yang mengawali peringatan Mayday secara positif dan produktif,” kata Bupati Fawait disambut tepuk tangan peserta.
Ia menyebut pertumbuhan investasi dan pendapatan daerah Jember pada 2025 menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, capaian itu lahir dari sinergi pekerja dan pengusaha.
“Pengusahanya happy, pekerjanya juga bahagia. Investasi harus tumbuh, pengusaha untung, tetapi pekerja juga wajib sejahtera,” ujarnya.
Fawait menilai Jember kini kembali berada di jalur pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan daerahnya disiapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Pulau Jawa.
“Kalau iklim investasi bagus, lapangan pekerjaan terbuka lebar. Pengangguran turun dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Fawait juga meminta masyarakat memanfaatkan layanan pengaduan Watulqursi. Menurutnya, saluran tersebut mempercepat komunikasi warga dengan pemerintah daerah.
“Kalau ada perizinan susah, bilang saya. Jangan hanya keluhan, ide-ide besar untuk kemajuan Jember juga silakan disampaikan,” tegasnya.
Bupati turut mengapresiasi peran Polri, TNI, dan Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah. Ia berharap situasi kondusif terus dijaga agar investor nyaman masuk ke Jember.
“Kami tidak melarang penyampaian aspirasi, tetapi tolong dijaga iklim investasi tetap sejuk supaya pekerja semakin sejahtera,” pungkasnya.(kur)








