GOPOS.ID, GORONTALO – Kawasan foudcourt Limboto kini ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontao sebagai kawasan kuliner khusus. Penetapan kawasan ini sebagai kawasan kuliner khusus adalah upaya untuk memperkuat sektor kuliner sekaligus mendorong pelaku UMKM untuk lebih kompetitif.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi memberikan apresiasi terhadap Bank Indonesia atas pendampingan UMKM yang telah dilakukan. Dukungan Bank Indonesia, kata Sofyan, tidak bisa dinilasi sedikit. Pasalnya, BI melakukan pendampingan mulai dari pengenalan transaksi non tunai hingga penguatan sistem ekonomi usaha kuliner.
“Pendampingan dari BI dampaknya saat ini mulai terasa. Terimakasih untuk itu semua,” kata Sofyan.
Saat ini, kata Sofyan, sudah ada 173 pelapak yang berjualan di depan kantor bupati dan ada puluhan lapak lainnya di kawasan foudcourt yang sebagian besar pengelolanya adalah anak muda. Hal ini, menurutnya merupakan bukti bahwa sektor kuliner bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Lebih jauh, Sofyan juga menekankan bahwa memajukan sektor kuliner ini juga merupakan upaya pemerintah dalam menyambut event Pekan Nasional Petani Nelayan XVII yang akan dilaksanakan empat bulan mendatang.
“Ini menjadi latihan bagi kita semua untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang akan datang. Kita ingin para tamu menikmati kuliner daerah yang tertata, higienis, halal, dan berkualitas,” tambahnya
Peluncuran kawasan kuliner tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Rachmad Gobel, Wakil Gubernur Gorontalo Iddah Syaidah Rusli Habibie, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, perwakilan Bank Indonesia, unsur Forkopimda, pimpinan OPD provinsi dan kabupaten, serta sejumlah anggota DPRD. Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi. (Abin/Gopos)








