GOPOS.ID, JEMBER – Menjelang arus mudik Lebaran, Pemerintah Kabupaten Jember memperketat pengawasan armada angkutan umum guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman menuju kampung halaman.
Kegiatan inspeksi dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember di Terminal Tawang Alun, Kamis (12/3/2026), dengan memeriksa kesiapan bus yang akan melayani lonjakan penumpang mudik.
Pemeriksaan difokuskan pada kelayakan kendaraan sebelum beroperasi, baik dari sisi administrasi maupun kondisi teknis armada yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan.
Kepala Dishub Jember, Gatot Triyono, menyampaikan ramp check dilakukan secara intensif di sejumlah terminal utama sebagai langkah pencegahan kecelakaan selama periode mudik.
“Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama kami. Setiap bus wajib melalui pemeriksaan menyeluruh sebelum diizinkan beroperasi,” ujar Gatot saat memantau inspeksi di lokasi.
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan, termasuk STNK, bukti lulus uji elektronik, serta validitas surat izin mengemudi para pengemudi bus.
Selain administrasi, pengecekan juga menyasar komponen vital kendaraan seperti sistem pengereman, kemudi, kondisi ban, hingga perangkat keselamatan di dalam kabin penumpang.
“Kami tidak mau berkompromi dengan keselamatan. Rem, ban, lampu, hingga alat pemecah kaca wajib berfungsi dengan baik,” tegas Gatot.
Dishub membagi pemeriksaan dalam tiga aspek utama, yakni administrasi kendaraan, teknis utama kendaraan, serta kelengkapan teknis penunjang demi memastikan standar keselamatan terpenuhi.
Armada yang mengalami kerusakan ringan masih diberi kesempatan melakukan perbaikan segera, sementara kendaraan dengan pelanggaran berat langsung dilarang beroperasi.
“Jika ditemukan kerusakan fatal, operator wajib mengganti armada dengan unit yang layak jalan agar tidak membahayakan penumpang,” tambahnya.
Selain kondisi kendaraan, Dishub juga mengingatkan sopir menjaga kesehatan dan menghindari kelelahan agar perjalanan mudik Lebaran berlangsung aman hingga tujuan.(kut)








