GOPOS.ID, GORONTALO – Keberhasilan lulusan terbaik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang dikukuhkan dalam prosesi Wisuda ke-59 menjadi momen membahagiakan bagi seluruh civitas akademika. Di tengah suasana haru tersebut, Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., menitipkan pesan penting bagi para lulusan yang akan segera kembali ke tengah masyarakat.
Rektor UNG menekankan bahwa para alumni baru diharapkan tidak sekadar menjadi penonton atas berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks. Sebaliknya, lulusan UNG didorong untuk tampil sebagai aktor intelektual yang mampu menghadirkan solusi nyata.
Menurut Prof. Eduart, peran tersebut sangat mungkin diambil para lulusan, mengingat bekal ilmu pengetahuan dan keahlian yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.
“Sebagai lulusan UNG yang dikenal sebagai kampus kerakyatan, hal ini mesti dimaknai bahwa keberadaan kalian dengan gelar dan keahlian yang dimiliki saat ini harus terlibat langsung dengan masyarakat, untuk membantu menyelesaikan problem-problem yang mereka hadapi,” ujar Prof. Eduart.
Selain itu, Rektor UNG juga mengingatkan para wisudawan tentang hakikat belajar yang sesungguhnya. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses menuntut ilmu, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan.
“Keberhasilan meraih gelar sarjana bukanlah akhir dari proses belajar. Jangan pernah berhenti mengembangkan diri. Dunia terus berubah, dan hanya mereka yang terus mengasah pengetahuan dan keahliannya yang akan mampu bertahan dan memberi dampak,” tegasnya.
Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal moral dan intelektual bagi para lulusan UNG dalam mengabdikan diri di tengah masyarakat serta berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa. (Rama/Gopos)








