GOPOS.ID, GORONTALO – Dalam upaya memperkuat tata kelola serta meningkatkan literasi pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di lingkungan organisasi kemahasiswaan, Satuan Pengawas Internal (SPI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) selama dua hari, yakni pada 22–23 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Syari’ah IAIN Sultan Amai Gorontalo dan menghadirkan seluruh pengurus lembaga kemahasiswaan sebagai peserta utama.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SPI IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. Kusmawaty Matara, MA, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran SPI bukan hanya sebagai lembaga yang melakukan pemeriksaan, tetapi juga sebagai mitra preventif dalam memastikan tata kelola keuangan yang sehat.
“SPI hadir tidak saja dalam pemeriksaan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan, tetapi SPI hadir dalam upaya preventif untuk meminimalisir kesalahan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan. SPI siap mendampingi setiap lembaga mahasiswa agar pengelolaan keuangannya baik dan terhindar dari kekeliruan dalam penyusunan SPJ,” tegas Dr. Kusmawaty.
Ia juga mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan karena terdapat sejumlah permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan kegiatan, yang berdampak pada munculnya banyak Tuntutan Ganti Rugi (TGR). Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan SPI untuk menyelenggarakan kegiatan ini, sekaligus membuka ruang konsultasi yang lebih mudah bagi mahasiswa.
Melalui pendampingan penyusunan SPJ, SPI berharap proses administrasi keuangan di lingkungan kelembagaan mahasiswa dapat berjalan lebih tertib dan akuntabel. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan Bimtek pertama yang diselenggarakan sejak SPI resmi hadir di IAIN Sultan Amai Gorontalo. Karena itu, pihaknya berharap seluruh peserta—mulai dari pengurus BEM, DEMA, Senat Fakultas, UKM, UKK Pramuka, HMJ, hingga HMPS—dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh keseriusan.”
Dalam sambutannya, Dr. Kusmawaty juga memaparkan tujuh tujuan utama pelaksanaan Bimtek ini, yakni: sebagai upaya membangun Integritas, Tingkatkan Akurasi Pengelolaan Keuangan, selain tujuan bimtek (1) Meningkatkan pemahaman prinsip dasar dan literasi pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan. (2) Mengoptimalkan penggunaan dana pada setiap program dan kegiatan organisasi mahasiswa. (3) Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses administrasi keuangan. (4) Menguatkan penguasaan administrasi keuangan, termasuk penyusunan dokumen dan pelaporan. (5) Mendorong literasi finansial, baik personal maupun kelembagaan. (6) Mengurangi risiko kesalahan pelaporan yang kerap terjadi akibat kurangnya pemahaman teknis. (7) Mempersiapkan organisasi mahasiswa menghadapi audit secara lebih matang dan profesional.
Dengan berbagai materi yang diberikan, Bimtek ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat bagi terciptanya budaya pengelolaan keuangan yang transparan, efektif, dan bebas dari kesalahan administratif. Penguatan Kapasitas untuk Mahasiswa Pengelola Organisasi
Kegiatan ini juga menjadi ruang strategis bagi SPI untuk membangun kedekatan dan komunikasi yang lebih efektif dengan pengurus organisasi mahasiswa. Pasalnya, lembaga kemahasiswaan merupakan salah satu unsur penting dalam dinamika kampus, sehingga kapasitas mereka dalam mengelola keuangan harus dibangun sejak dini.
“Kami berharap seluruh pengurus lembaga mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius. Penguatan tata kelola keuangan bukan hanya kebutuhan organisasi, tetapi juga bekal penting untuk masa depan,” ucap Dr. Kusmawaty.
Dengan terlaksananya Bimtek ini, SPI IAIN Sultan Amai Gorontalo menegaskan komitmennya dalam mendorong terciptanya sistem keuangan kampus yang lebih akuntabel, transparan, dan berintegritas, khususnya di lingkungan organisasi kemahasiswaan.
Hal ini juga ditegaskan oleh Narasumber lainnya Fungsional APK APBN, Ibu Dra. Olha Mokodompis dan sekretaris SPI ibu Maryuni SE. ME. Mereka menyebutkan bahwa kegiatan semacam ini adalah upaya untuk mengurangi risiko kesalahan pelaporan yang kerap terjadi akibat kurangnya pemahaman teknis. Sehingga hal ini tidak bisa dianggap sepele.
“Kami berharap, apa yang sudah kami sampaikan dalam kegiatan ini bisa bermanfaat bagi mahasiswa yang menjadi peserta,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kegiatan BIMTEK tersebut mendapat apresiasi dari peserta kegiatan. Presiden BEM IAIN, Wahyu Putra Muhamad mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk dirinya dan jajaran. Kegiatan ini, kata Wahyu, merupakan langkah awal dalam meminimalisir kesalahan dalam penyalahgunaan anggaran.
“Alhamdulillah pada hari ini kami telah menyelesaikan giat kegiatan yang diadakan oleh teman-teman kelembagaan SPI dengan tema “Evaluasi dan pendampingan Teknis Pembuatan TOR, RAB, dan LPJ Kegiatan”.ungkap Wahyu.
Menurut Wahyu kegiatan semacam ini harus menjadi rutinitas dan tidak boleh hanya diadakan sekali saja. Senada dengan Wahyu, Ketua DEMA Fakultas Syariah, Muhammad Rizki Abas juga memberikan apresiasinya. Dirinya berterimakasih kepada SPI atas pelaksanaan program ini. Pasalnya hal ini dapat menunjang kegiatan kemahasiswaan mulai dari pembuatan TOR hingga finalisasi dan penyusunan laporan pertanggungjawaban.
“Kami berharap kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya kali ini saja tetapi dilaksanakan secara continue, sehingga literasi pengelolaan keuangan pengurus Lembaga mahasiswa tetap terupdate dan meminimalisir kesalahan pelaporan tutup mereka,” pungkasnya. (Abin/Gopos)








