GOPOS.ID, GORONTALO – Polres Bone Bolango terus melakukan penyelidikan terkait meninggalnya Muhammad Jeksen usai pelaksanaan Pengkaderan Mapala Butaiyo Nusa.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro menegaskan hingga kini pihak kepolisian instens melaksanakan pendalaman atas kematian Muhammad Jeksen.
“Dari awal kami proses secara professional dan saat ini kami melakukan penyelidikan,” tegasnya diwawancarai, Sabtu siang (27-9-2025).
Lanjutnya, saat ini pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi sebanyak 17 orang.
“17 orang tersebut terdiri dari 11 panitia dan 6 peserta (kegiatan mapala Butaiyo Nusa),” kata dia.
“Termasuk alumni ada,” sambungangnya.
Terkait hasil Visum pihak kepolisian sudah mengantongi hasilnya namun belum dapat disampaikan sebab itu masih dalam konsumsi penyidik dalam rangka Gelar perkara.
“Saat ini kita tengah mengumpulkan bukti-bukti sehingga nanti ketika gelar perkara kita dapat memastikan pasal yang diterapkan dan tersangka,” ujarnya Kapolres.
Terakhir Kapolres menegaskan akan memeriksa pihak kampus terkait persoalan izin kegiatan mapala tersebut.
“Pastinya nanti kami akan juga meminta ikutangan dari pihak kampus, karena memang kemarin dari pihak rektor menyampaikan kegiatan ini tidak ada izinnya. Makanya kami nanti juga akan memintai keterangan secara resmi,
untuk dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan,” tandasnya. (Putra/Gopos)








