No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Air PDAM Menguning Imbas PETI, Ribuan Warga Popayato Kekurangan Air Bersih

Alexa by Alexa
Minggu 1 Desember 2024
in Gorontalo
0
Penampakan air PDAM yang menguning di wilayah Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, diduga akibat aktivitas PETI.(Foto Yusuf/Istimewa)

Penampakan air PDAM yang menguning di wilayah Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, diduga akibat aktivitas PETI.(Foto Yusuf/Istimewa)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, POPAYATO – Ribuan warga di wilayah Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, mengeluhkan sumber air PDAM yang menguning dan tidak bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Menguningnya sumber air PDAM dalam beberapa hari terakhir diduga imbas dari aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah setempat. Tak ayal, ada sekitar 1.800 kepala keluarga ikut terdampak fenomena tersebut, khususnya para pelanggan PDAM.

Salah satu warga Desa Telaga Biru, Kecamatan Popayato, Juliane Rambi mengatakan, menguningnya air PDAM di Popayato bukan hanya tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, melainkan telah menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat.

“Saya juga kerja di apotik, akhir-akhir ini banyak pasien yang datang berobat dengan keluhan mengalami gatal-gatal di badan. Mungkin karena air kabur itu di gunakan untuk mandi, sehingga masyarakat mengalami gangguan kesehatan,” ujar Juliane, Jumat (29/11/2024).

Menurutnya, air PDAM yang menguning dan dipenuhi lumpur sudah dua minggu berjalan karena adanya aktivitas PETI di wilayah itu.

“Sebenarnya hampir setiap hari air bersih ini kabur, namun kali ini lebih parah sudah dipenuhi dengan lumpur. Biasanya kalau satu hari bersih besok hingga tiga hari kemudian kabur,” tutur Juliane.

Baca Juga :  Seluruh RS di Gorontalo Tetap Layani Pasien BPJS

Walaupun air bersih sudah kabur mereka tetap menggunakan kebutuhan sehari-hari, baik cuci pakaian, cuci piring, hinga mandi. Karena tidak ada juga sumber air lain selain dari PDAM.

“Kalau kabur biasanya ditampung dulu, kasih mengendap dulu. Pokoknya sudah banyak keluhan masyarakat, sejak saya ada posting ini keadaan air sudah begini,” kata Juliane.

Kondisi air PDAM yang keruh di salah satu rumah warga di Kecamatan Popayato, Gorontalo.(Foto Yusuf/Istimewa)

Fenomena ini pun turut dibenarkan oleh salah seorang pegawai PDAM Tirta Molango, Afni Iskandar.

“Akibat aktivitas tambang menggunakan alat berat, kualitas air masuk ke bak reservoir sudah berupa lumpur, sehingga bahan kimia pengolahan air pun tidak mampu lagi mengatasi kondisi ini,” ungkap Afni.

Afni menjelaskan, sejatinya ada dua Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang terdampak aktivitas PETI di wilayah itu. IPA di Popayato Induk mendistribusikan air ke Desa Bunto, Maleo, Popayato Telaga, dan Telaga Biru, menjadi yang paling parah terkena pencemaran.

Pengolahan air bersumber langsung dari sungai Popayato yang berada tepat di belakang IPA, kondisi air disebut sudah tidak layak olah.

Baca Juga :  Curi Audio Mixer, Seorang Warga Biawao Dibekuk Polisi

“Kalau IPA di Desa Bumi Bahari, yang mencakup wilayah Torosiaje Serumpun, Desa Bumi Bahari, Torosiaje Darat, dan Torosiaje Laut, kualitas airnya masih relatif aman. Karena jalur pipa yang berbeda dari sumber air utama,” jelas Afni.

Afni mengaku masyarakat pelanggan yang aktif kurang lebih 1.800 KK merasakan tercemarnya air yang disebabkan oleh pertambangan ini.

“Kami sudah berulang kali mengeluhkan ini ke Pemda dan DPRD Pohuwato, keluhan itu langsung respon pemerintah terkait, saat mereka turun alat berat berhenti bekerja. Namun setelah itu akitvitas tambang bekerja lagi,” tutur Afni

Melihat kondisi air sudah tidak layak pakai, pihaknya sudah memerintahkan penghentian sementara distribusi air untuk mencegah kerusakan alat dan potensi penyebaran penyakit yang akan diderita masyarakat.

“Kepolisian, pemerintah daerah, dan DPRD tidak ada upaya untuk menghentikan kegiatan pertambangan, padahal ini mencakup orang banyak apakah nanti sudah ada korban baru bertindak,” tutup Afni.(Yusuf/Gopos)

Tags: Air PDAM KeruhAir PDAM MenguningPDAM Tirta MolangoPETI
Previous Post

Rekapitulasi Penghitungan Suara PPK Kwandang Rampung

Next Post

KPU Kabupaten Gorontalo Musnahkan 1.383 Surat Suara Rusak

Related Posts

Gorontalo

Mantan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone Tutup Usia

Minggu 7 Juni 2026
Gorontalo

Polresta Gorontalo Kota Sita 13 Unit Kendaraan Diduga Terlibat Balap Liar 

Minggu 7 Juni 2026
Gorontalo

Persiapan Temu Jurnalis Gorontalo Hampir Rampung, Capai 80 Persen

Jumat 5 Juni 2026
Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo menyalurkan bantuan berupa 400 liter BBM Biosolar atau setara dengan dua drum untuk mendukung proses penanganan dan evakuasi di wilayah Gorontalo Utara
Gorontalo

Pertamina Salurkan 400 Liter Biosolar untuk Dukung Penanganan Pascabencana di Gorut

Kamis 4 Juni 2026
Satu unit alat berat excavator saat di amankan aparat Polres Pohuwato, Kamis (4/6/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Polisi Pergoki Satu Excavator Beraktivitas di Lokasi PETI Pohuwato, Operatornya Lolos

Kamis 4 Juni 2026
Bupati Ismet Mile saat memimpin apel kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango
Bone Bolango

Pemkab Bone Bolango Siap Bayar Gaji 13 dan TPP ASN

Selasa 2 Juni 2026
Next Post
Pemusnahan surat suara rusak oleh KPU Kabupaten Gorontalo. (Foto:Istimewa)

KPU Kabupaten Gorontalo Musnahkan 1.383 Surat Suara Rusak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • SIM Digital Resmi Hadir, Ini Langkah Mudah Aktivasi Lewat HP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone Tutup Usia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Gorontalo Kota Sita 13 Unit Kendaraan Diduga Terlibat Balap Liar 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riset Mahasiswa UNBITA Jadi Masukan BPBD, Petakan Kerentanan Banjir di Dumbo Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kronologis Satu Pekerja Tewas di Tambang Suwawa Timur 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.