GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di momen Hari Raya, Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rinda Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., serta Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., didampingi Wakil Ketua TP PKK, Ny. Resty Ava Mangkat Somba, S.Sos., M.H., menggelar kegiatan Open House di Rumah Dinas Wali Kota, Minggu (22/03/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dengan dihadiri berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Warga pun tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahmi langsung dengan pimpinan daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Wenny Gaib menyampaikan bahwa Open House merupakan tradisi yang memiliki makna penting dalam menjaga kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam membangun Kotamobagu yang lebih maju dan harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat menuturkan bahwa momentum Open House menjadi ajang untuk saling memaafkan serta memperkuat rasa persaudaraan, khususnya dalam suasana Idul Fitri.
Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Ny. Rinda Gaib Mokoginta, turut menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan silaturahmi di tengah masyarakat.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana mempererat hubungan antar warga.
Senada dengan itu, Wakil Ketua TP PKK, Ny. Resty Ava Mangkat Somba, menyampaikan bahwa kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan Open House mampu menjadi energi positif dalam menciptakan kehidupan sosial yang rukun dan damai.
Kegiatan Open House berlangsung lancar dan penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat di Kota Kotamobagu. Momentum ini diharapkan terus menjadi tradisi yang memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah kehidupan bermasyarakat. (End/Gopos)








