GOPOS.ID, GORONTALO – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proyek strategis nasional Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (19/6). Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan penyelesaian infrastruktur raksasa tersebut berjalan sesuai dengan target rencana.
Dalam peninjauan tersebut, Gibran mendengarkan langsung paparan dari perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengenai progres fisik pembangunan yang kini telah mencapai angka 94,99 persen. Bendungan ini nantinya diproyeksikan untuk mendukung penuh pengendalian banjir, penyediaan air baku, serta memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat luas.
“Selama ini yang eksisting (saat ini) dari mana (airnya)?” tanya Gibran saat mendengarkan penjelasan mengenai pembangunan bendungan tersebut.
Pertanyaan itu dijawab bahwa masyarakat saat ini memanfaatkan pasokan air dari Bendungan Alale dan Lomaya.
Dalam kesempatan tersebut juga dibahas sejumlah pekerjaan yang masih tersisa, antara lain penyelesaian tubuh bendungan dan proses pengisian awal waduk (impounding).
Selain itu, dibahas pula kebutuhan tambahan anggaran untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan pendukung guna memastikan bendungan dapat beroperasi secara optimal.
Sebelumnya, Wapres tiba di Gorontalo pada Jumat untuk meninjau Bendungan Bulango Ulu. Ia juga dijadwalkan membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 pada Sabtu (20/6).
Sebelum mengunjungi Gorontalo, Gibran pada Kamis (18/6) melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur guna meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua lokasi di Kabupaten Ende.
Kunjungan ke NTT menjadi bagian dari rangkaian peninjauan kerja Wapres ke sejumlah daerah pada 18–21 Juni 2026.
Usai dari Gorontalo, Wapres dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Papua Barat untuk meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan serta membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari.
Pada hari terakhir kunjungan kerjanya, Wapres akan menuju Papua Selatan melalui Kabupaten Asmat untuk meninjau sejumlah fasilitas publik, antara lain Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, dan Gereja Katedral Salib Suci.(Antara/gopos)







