GOPOS.D, GORONTALO – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gorontalo sepanjang tahun 2025 meningkat hingga 5,3 persen. Hal ini disampaikan oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi dalam rapat Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Oertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun 2025, senin (06/04/26).
Di hadapan seluruh aggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Gorontalo, Sofyan menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025 pembangunan di Kabupaten Gorontalo cukup progresif.
Selain karena ada peningkatan ekonomi, hal itu juga bisa dibuktikan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia. Dalam penyampaiannya Sofyan mengatakan IPM di Kabupaten Gorontalu sudah menyentuh angka 71,54 persen.
“Secara umum, tren pembangunan kita bergerak ke arah yang positif. Baik dari sisi ekonomi, kualitas sumber daya manusia dan pengendalian inflasi,” ungapnya.
Lebih jauh, Sofyan mengatakan bahwa pemerintahanyya juga berhasil menekan angka kemiskinan. Kata Sofyan, hingga hari ini angka kemiskinan berada di angka 14,89 persen.
Hal yang sama juga dengan angka pengangguran. Dalam penyampainnya, Sofyan menyebutkan bahwa tingkat pengangguran terbuka saat ini berada di angka 3,26 persen. Sementara partisipasi angkatan kerja mencapai 67,71 persen.
Meski mencatat berbagai capaian, Sofyan tak menampik masih adanya tantangan, terutama terkait keterbatasan fiskal serta penyesuaian transfer dari pemerintah pusat.
“Kondisi fiskal yang terbatas menuntut kita lebih cermat dan adaptif dalam merumuskan kebijakan,” tegasnya.
Ke depan, pemerintah daerah akan lebih selektif dalam menetapkan prioritas pembangunan, dengan fokus pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain kinerja pembangunan, Pemkab Gorontalo juga menorehkan sejumlah prestasi, termasuk meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta penghargaan di bidang pelayanan publik dan pembangunan. (Abin/Gopos)








