GOPOS.ID, BOLTARA – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena, menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Lasena saat memimpin Apel Kerja ASN di halaman Kantor Bupati Boltara, Senin (25/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperketat pengawasan dan penindakan terhadap ASN yang tidak disiplin.
“Saya tegaskan seluruh pimpinan OPD menseriusi penindakan disiplin kepada ASN di lingkungan masing-masing. Jangan ada lagi ASN yang terlambat, mangkir atau tidak melaksanakan tugas,” tegas Lasena.
Ia juga meminta kepala OPD menjadi teladan sekaligus pengawas langsung bagi seluruh pegawai di lingkungan kerjanya.
Menurut Lasena, disiplin ASN tidak hanya berkaitan dengan kehadiran tepat waktu, tetapi juga menyangkut tanggung jawab terhadap tugas dan hasil kerja.
“Tidak ada toleransi terhadap keterlambatan, ketidakhadiran tanpa alasan sah, serta meninggalkan tugas sebelum jam kerja berakhir. ASN digaji oleh negara, maka wajib memberikan pelayanan terbaik, cepat, dan responsif kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan, penerapan disiplin secara konsisten merupakan bagian penting dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Apel kerja tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada Kontingen Kwartir Cabang Boltara yang mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 serta pengumuman hasil lomba dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Boltara.
Usai apel, Bupati menerima Kontingen Jamnas Kabupaten Boltara Tahun 2026 yang terdiri dari 11 peserta, didampingi Pinkoncap Edhi Ismail dan Heni Lasama serta dua orang Bindamping.
Sebanyak 11 peserta yang tergabung dalam kontingen tersebut berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Boltara, yakni Altaf Al-Asqalani Lasena, Ayyas Pradipta Hulalango, Rafa Firansya Masiga, Sultan Faizasyah, Moh. Nabil Saputra Amu, Rogelio Sagiv Arkan Posangi, Faizh Al Afrazh Gobel, Alsisian Amelia Makadolang, Nur Erika Putri, Nabliya Alamri, dan Cataleya Clarita Kadisihe.
Bupati berharap momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang evaluasi kedisiplinan ASN, tetapi juga mendorong seluruh aparatur meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Boltara.








