GOPOS.ID, KOTA GORONTALO – Mahasiswi Universitas Ichsan Gorontalo Jurusan Informatika yang meninggal di Kos-kosan di Kelurahan Dulalowo Timur diduga punya Riwayat penyakit Jantung.
Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Kota Tengah, Ipda Danny Anugrah Musa dikonfirmasi, Selasa (25-8-2026).
Menurut keterangan yang diterima kepolisian, pemilik kos-kosan mendapatkan informasi dari orang tua korban yang melaporkan bahwa anaknya, Marcella Parioh, seorang mahasiswa di Universitas Ichsan Gorontalo (Unisan), sudah satu hari tidak dapat dihubung. Orang tua korban meminta pemilik kos untuk memeriksa kamar anaknya yang tidak merespons panggilan telepon.
Setelah dilakukan pengecekan, pemilik kos mendapati bahwa pintu kamar Marcella terkunci dan tidak ada jawaban meskipun diketuk berkali-kali. Atas permintaan keluarga, pemilik kos akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu kamar tersebut. Di dalam kamar, mereka menemukan jasad Marcella tergeletak di lantai.
Kapolsek Danny menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti serta mencari identitas korban. “Kami juga melakukan klarifikasi terkait informasi penemuan ini,” ujarnya. Saat ini, jenazah Marcella telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi dan tindak lanjut lebih lanjut.
Ketika ditanya mengenai tanda-tanda kekerasan pada jasad korban, Kapolsek menegaskan bahwa sejauh ini tidak ditemukan indikasi kekerasan atau tindak pidana lainnya, seperti pencurian. “Dari hasil olah TKP dan keterangan keluarga, diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. Namun, kami masih mencari informasi lebih lanjut mengenai obat-obatan atau kondisi kesehatan terakhirnya sebelum meninggal,” tambahnya. (Putra/Gopos)








