GOPOS.ID, GORONTALO – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut mewarnai lingkungan Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Civitas akademika UNG mengikuti upacara bendera yang dipusatkan di Lapangan Rektorat UNG, Senin (17/8).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., dan diikuti jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa.
Suasana upacara berlangsung khidmat sekaligus penuh nuansa kebangsaan. Para peserta tampil mengenakan beragam pakaian adat yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, sementara lantunan lagu-lagu nasional turut mengiringi rangkaian prosesi.
Dalam amanatnya, Prof. Eduart menegaskan bahwa kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni yang diperingati setiap tahun. Menurutnya, kemerdekaan merupakan amanah yang harus diisi dengan karya, inovasi, serta kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Ia mengingatkan, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat Indonesia saat ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan besar para pahlawan. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga sekaligus meneruskan cita-cita perjuangan tersebut sesuai dengan peran masing-masing.
“Generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meneruskan cita-cita perjuangan tersebut melalui peran masing-masing. Tugas sebagai civitas akademika UNG yakni mengisi kemerdekaan ini dengan karya, inovasi, dan kontribusi nyata untuk bangsa di bidang pendidikan,” ujar Prof. Eduart.
Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan akademik melalui budaya belajar yang kuat, pengembangan inovasi, penelitian yang memberikan manfaat, serta pengabdian kepada masyarakat yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan.
Momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81 tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika UNG untuk terus berkontribusi melalui bidang pendidikan dan keilmuan.
Prof. Eduart pun mengajak seluruh keluarga besar UNG menjadikan kampus sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda yang unggul, berkarakter, inovatif, dan memiliki daya saing.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi bagi kita untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi bangsa,” pungkasnya. (Rama/Gopos)








