GOPOS.ID, WONOSARI – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyampaikan rasa kecewa di hadapan masyarakat Kecamatan Wonosari setelah kunjungan Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara ke Kabupaten Boalemo mendadak dibatalkan, Selasa (23/6/2026).
Kekecewaan itu disampaikan langsung oleh Bupati Rum Pagau di tengah agenda yang sebelumnya telah dipersiapkan untuk menyambut kedatangan Menteri Transmigrasi. Menurutnya, pemerintah daerah bersama masyarakat telah melakukan berbagai persiapan, namun kunjungan tersebut batal secara tiba-tiba tanpa penjelasan yang jelas.
Di hadapan masyarakat, Rum Pagau mengaku tidak mengetahui alasan pembatalan kunjungan tersebut. Ia menyebut Menteri Transmigrasi sempat tiba di bandara, namun kemudian tidak lagi berada di lokasi dan rombongan protokol maupun ajudan juga tidak ditemukan.
“Saya juga tidak tahu apa alasannya Pak Menteri Transmigrasi membatalkan kunjungannya ke Boalemo. Begitu tiba di bandara, beliau langsung menghilang. Mulai dari protokolnya sudah tidak di bandara, bahkan ajudannya pun ikut menghilang,” ujar Rum
Rum mengatakan pembatalan mendadak tersebut membuat pemerintah daerah merasa tidak enak kepada masyarakat, dan para tokoh yang telah hadir untuk mengikuti agenda penyambutan.
“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tokoh masyarakat yang sudah hadir pada acara kunjungan ini. Kami mengharapkan agar masyarakat bisa memakluminya,” kata Rum.
Rum Pagau menegaskan pemerintah daerah telah berupaya maksimal mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Namun di luar dugaan, kunjungan yang telah dijadwalkan itu justru dibatalkan secara mendadak.
“Kami pemerintah daerah sudah berusaha, tetapi tiba-tiba kunjungan ini dibatalkan. Insya Allah kedepan kita lebih selektif lagi jika menerima kunjungan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Jangan sampai terjadi seperti sekarang, semua sudah kita persiapkan tiba-tiba dibatalkan,” tutup Rum.(Yusuf/Gopos)








