No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

RSUD Kotamobagu: Pasien Meninggal Saat Caesar Sudah Masuk Kategori High Risk Pregnancy

Taslim Mamonto by Taslim Mamonto
Kamis 7 Agustus 2025
in Kotamobagu
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Pihak RSUD Kotamobagu akhirnya menjelaskan kronologi meninggalnya seorang pasien usai menjalani operasi caesar. Pasien tersebut diketahui berusia 37 tahun, memiliki riwayat hipertensi, serta sudah tiga kali melahirkan sebelumnya sehingga masuk kategori kehamilan risiko tinggi (high risk pregnancy).

Dokter spesialis kandungan yang menangani pasien menegaskan sejak awal pihak keluarga sudah diberi penjelasan terkait risiko persalinan, baik secara normal maupun caesar.

“Saya sampaikan ke pasien jika usianya sudah 37 tahun, ada hipertensi, dan sudah punya tiga anak. Jadi memang berisiko tinggi. Kalau operasi caesar ada risiko pendarahan, kalau normal pun berisiko. Itu semua sudah dijelaskan dan pihak keluarga bilang akan dirundingkan dulu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pangdam XIII/Merdeka Umumkan Rencana Pembangunan Batalyon Baru di Boltim

Pasien kemudian masuk ke RSUD Kotamobagu pada Minggu siang (sehari sebelum operasi) tanpa membawa surat pengantar dokter, hanya hasil USG. “Dia masuk langsung dipersiapkan operasi dengan peralatan lengkap. Darah harusnya dua kantong, tapi keluarga setuju hanya satu kantong karena ada pendonor dari suami,” jelas dokter tersebut.

Operasi berlangsung dengan kondisi pasien stabil. Bayi lahir sehat berjenis kelamin perempuan, bahkan pasien sempat bertanya langsung tentang anaknya. Namun, saat tahap akhir operasi, ketika dokter sedang menjahit kulit luar sekaligus melakukan prosedur sterilisasi sesuai permintaan pasien, terjadi henti jantung mendadak.

Baca Juga :  Festival Budaya Jadi Strategi Bangkitkan UMKM

“Saya tetap selesaikan prosedur operasi, tidak ada pendarahan sama sekali. Pasien masuk tanpa pengantar, jadi tidak ada pemaksaan untuk operasi,” tegasnya.

Pihak RSUD Kotamobagu menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga pasien. Mereka juga berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh isu miring di media sosial, karena seluruh prosedur medis telah dijalankan sesuai standar dan kondisi pasien memang termasuk kategori risiko tinggi. (End/Gopos)

Tags: Kotamobagu
Previous Post

Sofian Ibrahim Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-80 RI Gorontalo

Next Post

Lapak Kuliner di Kawasan Tower Pakaya Segera Tersertifikasi Halal dan BPOM

Related Posts

Oplus_131072
Kotamobagu

Pesan Wenny Gaib di Hari Kartini: Perempuan Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa 21 April 2026
Kotamobagu

Disaksikan Weny Gaib, RSUD Kotamobagu Raih Penghargaan atas Capaian Kinerja 2024

Selasa 21 April 2026
Kotamobagu

Wawali Rendy Fokuskan UMKM Kotamobagu ke Akses Modal Modern

Kamis 16 April 2026
Kotamobagu

Patroli Berujung Aksi Sosial, Polisi Bantu Bentor Mogok di Jalan Desa Moyag

Kamis 16 April 2026
Kotamobagu

Tata Ruang Jadi Prioritas, Wenny Gaib Hadiri Rakor ATR/BPN

Selasa 14 April 2026
Kotamobagu

dr. Wenny Gaib Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selasa 14 April 2026
Next Post
PKL di kawasan Tower Pakaya saat mengikuti sosialisas Kawasan Halal, Aman dan Sehat (Khas).

Lapak Kuliner di Kawasan Tower Pakaya Segera Tersertifikasi Halal dan BPOM

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Terpopuler

  • Ilustrasi AI

    ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Nurdin Resmi Dilantik sebagai Sekda Boalemo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebahagiaan Selimuti Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo di Hari Kartini ke-147

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Jember Bukan Bebani ASN, ini Penjelaskan Kebijakan Turun Lapangan Verval

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof. Nurdin Naik Traktor Saat Dikukuhkan Guru Besar UNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.