GOPOS.ID, GORONTALO – Polresta Gorontalo Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menyikapi penyampaian pendapat di muka umum. Aksi yang melibatkan ratusan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berlangsung di depan Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, di mana para mahasiswa menyuarakan aspirasi mereka dengan semangat.
Dalam situasi yang bisa saja memanas, jajaran Polresta Gorontalo Kota mengambil pendekatan yang sangat humanis. Sejak awal aksi hingga berakhir, situasi di sekitar lokasi unjuk rasa terjaga kondusif, berkat upaya dari pihak kepolisian yang berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah keterlibatan Polisi Wanita (Polwan) Polresta Gorontalo Kota. Di tengah teriknya cuaca dan suara orator yang menggema, para srikandi Polri ini mendatangi barisan mahasiswa dengan senyuman hangat sambil membagikan air mineral kemasan. Tindakan ini tidak hanya membantu mengatasi dahaga para demonstran, tetapi juga menjadi simbol keharmonisan antara aparat kepolisian dan mahasiswa.
Ipda Aristia Gani, yang menjelaskan aksi tersebut, menyatakan, “Pembagian air mineral oleh anggota Polwan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan dan pendekatan humanis kami di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa adik-adik mahasiswa dapat menyuarakan aspirasinya dengan aman, nyaman, dan tetap terjaga kondisinya hingga aksi selesai.”
Kapolresta Gorontalo Kota, KBP Budhi Batara P, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polresta Gorontalo Kota, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengamanan dilaksanakan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengedepankan tindakan persuasif dan pelayanan masyarakat. “Seluruh sistem dan prosedur pelayanan pengamanan berjalan dengan sangat baik. Apa yang kami lakukan di lapangan hari ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis serta mengayomi setiap warga negara yang menggunakan hak demokrasinya,” ujar Ipda Aristia.
Aksi unjuk rasa tersebut berakhir dengan tertib. Masing-masing massa aksi membubarkan diri secara teratur, dan dengan bantuan personel Polresta Gorontalo Kota, mahasiswa dikawal pulang setelah aspirasi mereka disampaikan. Hal ini meninggalkan kesan positif atas kolaborasi pengamanan yang santun dan kondusif, serta menunjukkan bahwa dialog antara masyarakat dan aparat kepolisian dapat berjalan harmonis.Â
Ipda Aristia juga mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada para mahasiswa UNG yang telah menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat di muka umum. Dengan demikian, aksi tersebut tidak hanya menjadi wadah aspirasi, tetapi juga mencerminkan kerjasama yang baik antara masyarakat dan kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan nyaman.






