No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Petani Bunuyo Meradang Areal Sawah Tertutupi Lumpur

Hasan by Hasan
Rabu 26 Januari 2022
in Gorontalo
0
Kondisi sawah milik petani di Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato tertutup lumpur.(yusuf/gopos)

Kondisi sawah milik petani di Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato tertutup lumpur.(yusuf/gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, MARISA – Sejumlah petani di Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato dibuat meradang. Pasalnya areal sawah milik mereka tertutup lumpur. Kondisi itu menyebabkan padi yang ditanam petani tidak akan tumbuh optimal.

Salah seroang petani, Abdul Gafar Jauhari, mengungkapkan saat ini petani baru saja menanam padi. Kondisi itu sangat membutuhkan air agar pertumbuhan padi optimal. Akan tetapi air yang mengalir ke areal persawahan bercampur lumpur.

“Akibatnya sawah milik kami tertutup lumpur. Sampai saat ini air sungai yang masuk ke saluran irigasi bercampur lumpur,” ujar Abdul kepada gopos.id, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga :  Masalah Sanitasi Jangan Berputar di Tim Teknis

Menurut Abdul, beberapa waktu lalu sempat ada pertemuan antara Pemerintah Kecamatan bersama pelaku tambang tradisional di wilayah Kecamatan Dengilo. Pertemuan membahas upaya untuk mencegah agar lumpur tak masuk areal pertanian. Saat itu mengemuka rencana pembangunan waduk. Namun rencana itu belum terealisasi saat ini.

“Air dari talang masuk dulu ke situ (waduk), supaya air yang keluar sudah tidak bercampur lumpur lagi,” kata Abdul.

Ia menuturkan, sampai saat ini tanaman mereka sudah mulai kerdil dan menguning, karena belum dilakukan pemupukan. Ketika dilakukan pemupukan hanya percuma, tanaman padi mereka sudah di penuhi lumpur. Jika dipaksakan hanya akan membuat kerugian bagi petani. Sebab tidak ada pengaruhnya bagi tanaman.

Baca Juga :  Daftar 25 Siswa yang Terpilih Jadi Paskibraka Provinsi Gorontalo 2025

“Kasihan tanaman padi kami belum dipupuk sejak setelah tanam, padahal sekarang ini sudah waktunya pemupukan, sementara lahan persawahan masih dipenuhi lumpur,” tutup Abdul. (Yusuf/gopos)

Tags: Areal SawahGorontaloLumpurPetani BunuyoPohuwato
Previous Post

Peti Kemas Hasil Tambang di Pelabuhan Pantoloan Tidak Menggunakan IPR Gorontalo

Next Post

Polres Gorontalo Kota Dorong Upaya Mediasi Kasus Pengadaan Kaos 2.000 Lembar

Related Posts

Gorontalo

43 Dosen UNG Ikuti Bimtek Serdos, Dibekali Cara Susun Portofolio Berkualitas

Kamis 23 Juli 2026
Ilustrasi kantor Kejati Gorontalo.(foto dok Putra/gopos)
Gorontalo

Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

Kamis 23 Juli 2026
Gorontalo

Bulog Gorontalo Perketat Pengawasan, Kenaikan Harga Beras 0,62 Persen Diantisipasi

Rabu 22 Juli 2026
Gorontalo

Syarif Mbuinga Gagas Program “Jaksa Jaga Guru” 

Rabu 22 Juli 2026
Gorontalo

Syarif Mbuinga Fokus Perjuangkan Guru ASN dan Infrastruktur Sekolah

Selasa 21 Juli 2026
Gorontalo

Harapan Ketum BAKORPUS untuk BAKORDA HIPMI PT Gorontalo

Selasa 21 Juli 2026
Next Post
Tersangka JK (kaos hitam) saat menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Gorontalo Kota. (sari/gopos)

Polres Gorontalo Kota Dorong Upaya Mediasi Kasus Pengadaan Kaos 2.000 Lembar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi Jalan Irigasi di Pinogu Rp3,3 Miliar, Kejari Bone Bolango Tahan Tiga Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Pj Gubernur Gorontalo Ikut Diperiksa Dugaan Korupsi Command Center

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Datangi Kejati Gorontalo, Penyidikan Korupsi Command Center Terus Bergulir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejati Tahan Tiga Tersangka Korupsi Command Center Diskominfo Gorontalo, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.