GOPOS.ID, GORONTALO– Program Pascasarjana Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) menggelar kegiatan buka puasa bersama pada (Sabtu, 7/3/2026)di Aula Lantai 1 UNBITA. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pimpinan universitas, dosen, mahasiswa pascasarjana, serta civitas akademika dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan dan refleksi spiritual.
Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan akademik.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat ukhuwah dan membangun kebersamaan. Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang mempererat hubungan antara pimpinan, dosen, dan mahasiswa dalam suasana yang lebih hangat dan penuh makna,” ujar Dr. Ellys
Direktur Pascasarjana Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Lisda Van Gobel, MPA, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi akademik serta membangun solidaritas di lingkungan program pascasarjana.
“Buka puasa bersama ini kami rancang sebagai ruang kebersamaan yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memperkuat hubungan akademik antara dosen dan mahasiswa,” Kata Dr. Lisda
Dr. Ellys menekankan bahwa lingkungan akademik yang sehat tidak hanya dibangun melalui aktivitas perkuliahan, tetapi juga melalui interaksi sosial yang memperkuat rasa saling menghargai dan kebersamaan.
“Kampus harus menjadi ruang yang tidak hanya produktif secara akademik, tetapi juga harmonis secara sosial. Kebersamaan seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun komunitas akademik yang solid,” jelasnya.
Dr. Lisda juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan atmosfer akademik yang inklusif dan kolaboratif di lingkungan pascasarjana.
“Kami ingin Pascasarjana UNBITA tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi komunitas akademik yang saling mendukung dan tumbuh bersama,” tuturnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah singkat serta doa bersama menjelang waktu berbuka puasa. Dr. Ellys menyampaikan bahwa nilai-nilai spiritual yang hadir dalam kegiatan Ramadan dapat menjadi energi positif dalam menjalankan aktivitas akademik.
“Nilai-nilai Ramadan seperti keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial harus tercermin dalam kehidupan akademik kita sehari-hari,” tegasnya.
Dr. Lisda menyampaikan harapannya agar kegiatan kebersamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari budaya akademik di lingkungan Pascasarjana UNBITA.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat rasa kekeluargaan dan menjadi tradisi yang terus mempererat hubungan antar civitas akademika Pascasarjana,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Dr. Ellys mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai ruang refleksi dalam meningkatkan kualitas diri dan kontribusi akademik.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kontribusi kita bagi institusi serta masyarakat,” pungkasnya. (Rama/Gopos)








