GOPOS.ID, GORONTALO – Di balik perekonomian yang tumbuh di atas 6 persen. Perluasan lapangan kerja masih menjadi program yang harus mendapat prioritas pemerintah daerah di Gorontalo. Alasannya, perkembangan ketenagakerjaan Gorontalo pada Mei 2026 menunjukkan sinyal tekanan baru dalam pasar kerja.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat, jumlah penduduk yang bekerja pada Mei 2026 sebanyak 618.138 orang. Sementara pada Februari 2026, jumlah penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 649.006.
“Sepanjang Februari 2026 sampai dengan Mei 2026 penyerapan tenaga kerja berkurang sebanyak 30.868 orang,” ungkap Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo.
Penurunan penyerapan tenaga kerja terbanyak terjadi pada lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan. Di sektor ini, dalam rentang tiga bulan terjadi penyusutan pekerja sebanyak 21.846 orang. Disusul lapangan usaha transportasi dan penyimpanan, akomodasi dan makan minum sebanyak 8.614 orang, serta lapangan usaha administrasi pemerintahan sebanyak 7.234 orang.
“Lapangan usaha yang mengalami pertambahan pekerja dalam rentang Februari-Mei 2026 adalah konstruksi sebanyak 5.825 orang, aktivitas penerbitan dan telekomunikasi; aktivitas keuangan dan asuransi; real estat; aktivitas profesional dan administratif sebanyak 5.403 orang, serta industri sebanyak 4.717 orang,” tutur Agus Sudibyo.
Lebih lanjut Agus Sudibyo menjelaskan, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi yang utama dalam penyerapan tenaga kerja di Gorontalo. Sektor ini memberikan kontribusi sebesar 30,85 persen. Di tempat kedua adalah Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 15,52 persen; serta Industri sebesar 10,14 persen.
Sementara itu penurunan penyerapan tenaga kerja terjadi bersamaan dengan meningkatnya pengangguran. Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT naik dari 3,17 persen pada Februari 2026 menjadi 3,35 persen pada Mei 2026. “TPT mengalami kenaikan 0,19 persen poin jika dibandingkan dengan Februari 2026,” kata Agus Sudibyo.
Secara absolut, jumlah pengangguran di Provinsi Gorontalo pada Mei 2026 sebanyak 21.448 orang. Naik sebanyak 212 orang dibandingkan jumlah yang tercatat pada Februari 2026 sebanyak 21.235 orang.(hasan/gopos)








