GOPOS.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu terus memastikan penanganan medis terhadap para korban musibah kecelakaan Drag Race di Kelurahan Upai berjalan optimal. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, S.H., M.E., ke Rumah Sakit Monompia Kotamobagu, Rabu (12/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Sofyan Mokoginta didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Mereka melihat secara langsung kondisi pasien yang masih menjalani perawatan setelah menjadi korban dalam insiden kecelakaan pada kegiatan Drag Race di Kelurahan Upai.
Sekretaris Daerah mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi para korban sekaligus memastikan mereka memperoleh pelayanan medis yang maksimal.
“Kami hari ini melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Monompia untuk melihat langsung kondisi pasien yang mengalami musibah kecelakaan Drag Race di Kelurahan Upai. Pemerintah Kota Kotamobagu memastikan semua pasien yang saat ini menjalani perawatan, baik di Rumah Sakit Monompia Kotamobagu maupun di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou, Manado, mendapatkan perawatan dan penanganan medis yang optimal,” ujar Sofyan.
Ia menambahkan, perkembangan kondisi para korban juga terus mendapat perhatian dari Wali Kota Kotamobagu dan Wakil Wali Kota Kotamobagu.
Menurutnya, Pemkot Kotamobagu bahkan telah mengutus tim medis dari RSUD Kotamobagu yang terdiri dari dokter dan perawat untuk mendampingi pasien yang tengah menjalani perawatan di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou, Manado.
Tim tersebut juga ditugaskan melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit guna memastikan pasien mendapatkan penanganan medis yang terbaik selama menjalani perawatan.
“Kami juga berharap dan terus mendoakan agar seluruh pasien yang sedang menjalani perawatan baik di Rumah Sakit Monompia maupun di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou, Manado, segera diberikan kesembuhan, dapat melewati masa perawatan dengan baik, serta kembali berkumpul dan bersama keluarga,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Kotamobagu memastikan pemantauan terhadap kondisi para korban akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak musibah tersebut. (Joe/Gopos)








