GOPOS.ID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar rapat sinkronisasi terkait penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi bagi sektor pertanian.
Rapat yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Senin (30/9/2025), dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman. Turut hadir perwakilan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Gorontalo, Sekretaris Dinas Pertanian, Hiswana Migas Provinsi Gorontalo, serta sejumlah pimpinan SPBU dari Parungi, Tibawa, Limboto, dan Telaga Biru.
Darwan menegaskan, koordinasi lintas sektor sangat penting agar penyaluran solar bersubsidi tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh petani. Menurutnya, sejumlah laporan terkait praktik jual beli rekomendasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab harus segera ditindaklanjuti.
“Kita ingin memastikan bahwa BBM bersubsidi benar-benar digunakan untuk kebutuhan operasional alat dan mesin pertanian. Distribusi harus transparan dan diawasi dengan ketat,” tegas Darwan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan perlunya evaluasi terhadap aplikasi XSTAR sebagai sistem kontrol digital distribusi BBM di lapangan. Optimalisasi aplikasi ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan.
Beberapa kendala menjadi pembahasan dalam rapat, di antaranya keterbatasan kuota hingga distribusi yang belum merata. Menanggapi hal itu, Darwan menegaskan Pemkab Gorontalo akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.
“Intinya, pemerintah daerah berkomitmen memastikan subsidi benar-benar dirasakan petani,” tandasnya. (Rama/Gopos)








