GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam memperkuat pendidikan keagamaan terus digenjot bersama lintas lembaga. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Bone Bolango Cinta Alquran (BCA) dengan Kantor Kementerian Agama Bone Bolango yang digelar di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati, Selasa (13/1/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango, Alwin Rans Toma, mengatakan bahwa penandatanganan PKS Bone Bolango Cinta Alquran (BCA) menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an di daerah. Melalui kerja sama ini, Kementerian Agama siap mendukung penuh program prioritas Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam membentuk generasi Qurani.
Alwin menjelaskan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Bone Bolango telah mencanangkan Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Al-Mahabbah, yang berarti cinta. Program ini sejalan dengan semangat Menteri Agama yang menjadikan nilai cinta sebagai ruh dari berbagai kebijakan dan kegiatan kementerian.
“Program Al-Mahabbah ini menyahuti pencanangan Bone Bolango Cinta Al-Qur’an oleh Bapak Bupati pada peringatan Hari Santri 22 Oktober lalu di Botupingge. Alhamdulillah, hari ini PKS telah ditandatangani sebagai bentuk komitmen bersama,”jelas Alwin.
Dirinya mengungkapkan, Madrasah Diniyah Takmiliyah di Bone Bolango akan dijadikan pilot project tingkat nasional. Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap hasil asesmen nasional guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yang menunjukkan sekitar 58,2 persen guru PAI dinilai belum fasih membaca Al-Qur’an.
“Karena itu kami memulai dari tingkat Sekolah Dasar. Dari 133 SD yang ada, sebanyak 132 SD akan menjadi lokasi pelaksanaan program ini dengan melibatkan sekitar 135 guru PAI,”ungkapnya..
Selain itu, Kementerian Agama juga akan membekali para guru PAI bersama 48 penyuluh agama Islam agar kualitas bacaan Al-Qur’an mereka benar-benar fasih sebelum mengajar di sekolah-sekolah.
Sementara itu, Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Kementerian Agama tersebut. Menurutnya, Program Bone Bolango Cinta Al-Qur’an bukan sekadar program seremonial, melainkan fondasi penting dalam pembangunan karakter generasi muda.
“Program Bone Bolango Cinta Al-Qur’an ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak sejak dini. Pendidikan tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan moral anak-anak kita,”tegas Bupati Ismet Mile.
Ismet Mile menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berkomitmen menjadikan program ini sebagai gerakan bersama yang melibatkan sekolah, guru, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat.
“Jika kita ingin mewariskan masa depan yang baik, maka kita harus memulainya dari anak-anak. Saya berharap program ini dijalankan dengan sungguh-sungguh dan berkelanjutan,”ujarnya.
Ia juga menyatakan optimisme bahwa Madrasah Diniyah Takmiliyah di Bone Bolango dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an di tingkat dasar.
“Insya Allah, Bone Bolango bisa menjadi pilot project nasional dan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga Qurani,”pungkasnya. (Indra/Gopos)








