GOPOS.ID, BONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mengingatkan seluruh OPD dan kecamatan untuk keluar dari zona nyaman di tengah keterbatasan anggaran dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Melalui Sosialisasi Inovasi Daerah yang digelar Selasa (28/4/2026), pemerintah daerah menegaskan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar roda pembangunan tetap berjalan efektif. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango pun terus mendorong lahirnya budaya kerja yang lebih kreatif dan adaptif di lingkungan birokrasi.
Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, menegaskan bahwa inovasi merupakan amanat regulasi yang tidak bisa lagi dipandang sebagai program tambahan semata. Menurutnya, inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja pemerintah daerah, terutama di tengah keterbatasan fiskal yang menuntut birokrasi lebih kreatif dalam mencari solusi.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh OPD dan kecamatan memahami bahwa inovasi bukan sekadar kewajiban administratif. Inovasi adalah jalan keluar dari keterbatasan fiskal yang sedang dihadapi daerah,”tegas Sri Mulyani.
Dirinya menjelaskan, meski inovasi telah mulai diterapkan dalam beberapa tahun terakhir, implementasinya masih perlu diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara merata hingga ke tingkat kecamatan.
Kondisi anggaran yang terbatas, kata dia, tidak boleh menjadi alasan pelayanan publik berjalan stagnan. Justru dalam situasi tersebut, pemerintah daerah dituntut lebih cepat beradaptasi dan mampu membangun kolaborasi lintas sektor.
Untuk mempercepat lahirnya inovasi, setiap OPD dan kecamatan didorong menyiapkan agent of change atau agen perubahan yang akan menjadi motor penggerak inovasi di masing-masing unit kerja.
“Setiap daerah harus memiliki agen perubahan. Mereka menjadi penggerak utama budaya inovatif dan memastikan inovasi tidak berhenti di atas kertas,”jelasnya.
Sri Mulyani menekankan, inovasi tidak selalu identik dengan aplikasi digital atau teknologi canggih. Menurutnya, inovasi bisa lahir dari cara berpikir yang berbeda dalam menyelesaikan persoalan daerah secara efektif dan efisien.
“Inovasi itu bukan beban. Inovasi adalah kemampuan melihat masalah, lalu menemukan solusi yang tepat dan bisa diterapkan,”pungkasnya. (Indra/Gopos)








