No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Pemerintah Belum Ambil Opsi Lockdown untuk Pencegahan COVID-19

Admin by Admin
Minggu 15 Maret 2020
in Headline, Nasional
0
42
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JAKARTA – Pemerintah belum menetapkan lockdown sebagai opsi pencegahan dan penghentian penyebaran virus corona (Covid-19) yang sudah menyebarluas. Hal tersebut ditengarai adanya bukti empiris yang dialami oleh Korea Selatan saat lockdown dan tidak lockdown.

Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa di Korea Selatan setelah memutuskan lockdown kasus Covid-19 malah tak terkendali. Berbeda pada saat lockdown dicabut jumlah kasusnya mengalami penurunan.

“Kami belum menempatkan opsi lockdown, karena ternyata Korea Selatan sendiri setalah memutuskan lockdown kasusnya jadi tidak terkendali dan sekarang dibuka lagi (lockdown dicabut) kasusnya turun,” kata dia pada Konferensi Pers di Komplek Istana Negara, Minggu siang (15/3).

Baca Juga :  Jemaah Tablig Positif Hasil Rapid Tes Bertambah, Jadi 14 Orang

“Ingat, kita tidak akan menutup suatu daerah dan membiarkan daerah itu mengalami penularan sampai habis. Yang harus kita lakukan adalah segara mencari sumber penularan dan isolasi. Kalo ini jadi kemungkinan lockdown, ingat diamond princess ketika dilockdown kasus nya bertambah bahkan sampai 20 persen,” tegasnya.

Oleh karena itu, yang harus dilakukan adalah bukan opsi lockdown. Ia merinci langkah yang harus dilakukan adalah pertama membatasi semuanya, batasi aktivitas diri, dan aktivitas masyarakat.

Hal ini bukan dalam konteks membelenggu melainkan masyarakat harus dapat memilih aktivitas yang penting untuk dihadiri.

Baca Juga :  Fatwa MUI Vaksinasi Covid-19 Tak Batalkan Puasa

Selain itu, dr. Achmad menyebut keputusan lockdown adalah keputusan pemerintah dengan memikirkan banyak aspek.

“Apakah dengan lockdown menyelesaikan masalah atau menimbulkan masalah baru. Kita gak latah, kita punya kehormatan sendiri. Kita merdeka, karena disini banyak ahli yang ikut mempertimbangkan tanpa kepanikan,” tandasnya. (rls/adm-01/gopos)

Tags: covid 19Virus Corona
Previous Post

Pasien Suspect Corona di RS Aloei Saboe Besok Akan Diambil Sampel

Next Post

Hendak Menjual Motor Curian, Seorang Pemuda di Telaga Jaya Diringkus Polisi

Related Posts

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. ANTARA/HO-Kemendagri
Nasional

Mendagri Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan, Guru Bakal Dialihkan Jadi ASN Pusat

Selasa 11 Agustus 2026
Mojtaba Khamenei
Nasional

Lima Bulan Tak Muncul ke Publik, Mojtaba Khamenei Bertemu Presiden Iran Bahas Ekonomi dan Militer

Senin 10 Agustus 2026
Nasional

Pencatatan Hak Cipta Lagu dan Musik Tanpa Biaya Dimulai 1 Agustus 2026

Rabu 5 Agustus 2026
Nasional

NADI JKN Jadi Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN

Selasa 4 Agustus 2026
Jokowi saat berada dalam kerumunan warga di Kota Kupang, Sabtu (1/8/2026). ANTARA/Kornelis Kaha
Nasional

Safari Jokowi di Kota Kupang Dipadati Warga

Sabtu 1 Agustus 2026
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah dikonfirmasi wartawan usai acara konsolidasi dan silaturahmi relawan Prabowo-Gibran di Posko Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (16/1/2024). ANTARA/Nur Imansyah
Nasional

Partai Gelora Usul Pembentukan Peradilan Etika untuk Cegah Korupsi

Sabtu 1 Agustus 2026
Next Post

Hendak Menjual Motor Curian, Seorang Pemuda di Telaga Jaya Diringkus Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kuasa hukum korban, Rizka Umar diwawancarai gopos.id.

    Owner Kedai Kopi di Gorontalo Diduga Lakukan Pelecehan ke Mantan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS Gorontalo Dilantik: Wujudkan Kolaborasi Daerah dan Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMP Tewas Tenggelam di Pantai Muara Kasih Bonepantai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Gorontalo Minta ABPEDNAS Berkolaborasi Bangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5.166 Mahasiswa Baru UNG Mulai Langkah Pertama, PKKMB Bekali Kehidupan Kampus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.