No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Pelayanan Praktek Dokter Spesialis Anak di Pohuwato Dikeluhkan Orang Tua Pasien

Alexa by Alexa
Rabu 1 November 2023
in Gorontalo
0
Klinik Prima Farma tempat praktek dokter spesialis anak, dr Dian Ikagustina Tambunan.(f. Yusuf/gopos)

Klinik Prima Farma tempat praktek dokter spesialis anak, dr Dian Ikagustina Tambunan.(f. Yusuf/gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, MARISA – Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan klinik Prima Farma yang merupakan tempat praktek dokter anak di Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Hal itu juga buntut dari sikap sang dokter yang dinilai tidak patut dalam melakukan pelayanan sesuai dengan profesinya.

Hal itu diungkapkan Refly Yusuf warga Desa Maleo, Kecamatan Paguat, Pohuwato saat membawa anaknya berobat di klinik tersebut pada Senin malam (30/10/2023).

Ceritanya, Refly bersama istrinya hendak membawa anaknya berobat di praktek dokter spesialis anak di klinik Prima Farma, yakni dokter Dian Ikagustina Tambunan, sekitar pukul 19.00 Wita. Saat itu anaknya Refly diketahui mengalami sakit demam, mata bengkak, juga amandel.

Tiba di tempat praktek, Refly mendapat nomor antrian 10 yang diberikan oleh asisten dokter. Diketahui, praktek dokter anak itu memang dibatasi hanya 10 pasien per harinya untuk dilayani.

Saat menunggu antrian yang begitu lama, Refly sempat keluar bersama anaknya dan berselang 40 menit kemudian Refly kembali ke tempat praktek dokter anak tersebut. Saat kembali itu, yang dilayani oleh dokter baru nomor antrian 3.

Merasa ada yang aneh, Refly pun menanyakan kepada orang tua pasien lain yang memegang antrian nomor 5. Orang tua tersebut kemudian mengatakan bahwa sang dokter mengutamakan pasien tanpa nomor antrian.

Baca Juga :  Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Bagi-bagi Tomat ke Masyarakat

Karena merasa diperlakukan tidak adil, orang tua lainnya dengan nomor antrian 9 protes kepada asisten dokter hingga orang tua tersebut pulang tak jadi berobat.

Refly kemudian berinisiatif menanyakan kepada petugas apotek terkait dengan pelayanan dokter Dian Tambunan, dokter spesialis anak itu, terutama layanan pasien yang tidak menggunakan nomor antrian.

Refly pun sempat melontarkan kalimat, bahwa jangan sampai kejadian seperti akan viral di media sosial. Rupanya penyampaian itu didengar asisten dokter dan dilaporkan kepada dokter Dian Tambunan. Beberapa menit kemudian, dokter Dian Tambunan pun keluar dengan suara lantang menyemprot orang tua pasien.

“Kau mo kase viral saya? Kau tau ini bukan institusi, ini praktek saya, jadi suka-suka saya mo menerima pasien, jadi terserah saya,” ungkap Refly, menirukan penyampaian sang dokter.

Refly saat itu pun diam dan tak ingin memperpanjang masalah. Dan ketika giliran anaknya mendapatkan pelayanan setelah 3 jam menunggu, Refly kaget ketika sang dokter tidak ingin memeriksa anaknya yang sedang sakit. Bahkan sang dokter meminta Refly untuk mencari tempat praktek dokter lain.

“Bawa saja ti pak pe anak, saya sudah hilang mood ba periksa anaknya bapak. Saya so tidak mo dapa depe saki kalo so model begini,” timpal dokter Dian Tambunan saat itu.

Baca Juga :  SD 90 Sipatana, Kota Gorontalo, Terbakar

“Saya sangat menyesalkan ini, anak kami tidak dilayani. Sebenarnya kan dokter marah sama saya, bukan anak saya. Dokter urusan dengan saya, bukan dengan anak saya,” kecam Refly.

Dikonfirmasi terpisah, dokter spesialis anak, Dian Ikagustina Tambunan rupanya tidak membantah hal itu. Kepada Gopos.id, dokter Dian beralasan mendahulukan pasien tanpa nomor antrian karena telah janjian sejak pagi harinya.

“Dua pasien masuk tanpa menggunakan nomor antrian memang sudah janjian dengan saya, mereka (pasien) bukan tidak punya antrian, tapi saya memang yang menyuruhnya masuk,” ujar dr Dian Tambunan, Selasa (31/10/2023).

Dia juga mengaku mendapat ancaman dari Refly, sang orang tua pasien, dengan dalih ingin memviralkan pelayanan di kliniknya. Olehnya, hal itu langsung membuatnya keluar dari ruangan praktek menemui Refly.

“Mendengar perkataan itu saya keluar, saya lihat sudah antrian nomor 7. Saya bilang ‘Bapak mau memviralkan saya? Bapak, maaf ini adalah tempat praktek, jadi terserah saya,” sanggah dr Dian.

Malah sang dokter mengatakan bahwa jika dalam melaksanakan tugasnya sebagai dokter anak, yang harus diobati bukan hanya penyakit anaknya, tetapi psikologi orang tuanya pula.

“Kita mengobati bukan hanya penyakit anak saja, tetapi juga psikologis orang tuanya. Saya tahu psikologi orang tuanya, tapi jangan ancam saya,” tandasnya.(Yusuf/Gopos)

Tags: Dokter Spesialis AnakKlinik Prima Farma Pohuwato
Previous Post

Dinsos Kota Ikut Amankan Pengemis dan Gelandangan

Next Post

Badut-badut Boleh Beraktivitas di Taman Kota

Related Posts

Gorontalo

ASTON Gorontalo Jadi Pilihan Venue Modern untuk Event Profesional dan Berkelas

Rabu 13 Mei 2026
Gorontalo

Kanwil Ditjen Imigrasi Gorontalo Inisiasi Operasi Gabungan Untuk Kedaulatan Khususnya Gorontalo

Rabu 13 Mei 2026
Gorontalo

lmigrasi Gorontalo Maksimalkan Pelayanan Keberangkatan Jamaah Haji

Selasa 12 Mei 2026
Gorontalo

Usia Senja Tak Halangi Semangat Berhaji: Salim Potutu, Jemaah Haji Tertua dari Gorontalo

Minggu 10 Mei 2026
Gorontalo

Jemaah Haji Kloter 28 UPG Masuk Embarkasi 

Minggu 10 Mei 2026
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo,Hj. Yeyen Sidki, S.H., S.E., M.M
Gorontalo

Yeyen Sidiki Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Gorontalo, Dorong Penguatan Sektor Maritim

Sabtu 9 Mei 2026
Next Post

Badut-badut Boleh Beraktivitas di Taman Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Langgar Kode Etik, Polresta Gorontalo Kota PTDH Dua Personelnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sering Bolos Kerja Jadi Alasan 2 Personel Polresta Gorontalo Kota di PTDH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMKM Street Food Gorontalo Diserbu Warga, Jadi Event Kuliner Terbesar Pertama di Kota Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas Perindagkop Pohuwato Sidak Pom Mini, Temukan Harga BBM Melonjak Akibat Praktik Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook Icon-x Youtube Instagram Icon-ttk

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.