No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Norman Kamaru Buka Suara Alasan Pemecatan 8 Tahun Silam

Admin by Admin
Kamis 7 Maret 2019
in Gorontalo, Headline
0
223
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Sempat tenar dengan joget India Chaiya Chaiya pada 8 tahun silam. Norman Kamaru sempat jarang terdengar lagi. Mantan Anggota Brigade Mobile (Brimob) Polda Gorontalo itu jarang lagi tampil di publik.

Namun beberapa hari terakhir, nama Norman Kamaru kembali ramai diperbincangkan di kalangan warga nitizen. Itu setelah pria kelahiran 35 tahun silam buka suara terkait pemecatan dirinya pada 8 tahun silam. Pengakuannya itu lantas diunggah ke youtube melalui kanal Norman Kamaru Channel.

Dalam video berdurasi sekitar 18 menit itu, Norman mengawali alasan dirinya buka-bukaan tentang pemecatan dirinya. Yakni adanya pemberitaan media online nasional tentang pemecatan enam angggota Polres Jakarta Utara (Jakut). Dalam isi berita itu, Kapolres Jakut Budhi Herdi Susianto mencotohkan Norman Kamaru sebagai Polisi yang melupakan identitasnya.

“Mohon maaf Pak, bila tak tahu ceritanya jangan bawa nama saya lah Pak… Mohon maaf sekali ya Pak,” kata Norman di awal cerita.

Menurut Norman, video Chaiya Chaiya masuk di Youtube bukan kemauan dia. Dan dia tak ada niat menjadi artis. Ataupun menjadi terkenal.

“Setelah video itu booming, saya muncul di tv. Di acara ini, acara itu, bla…blu…bla..,” beber Norman.

“Itu semua bukan keinginan saya pribadi. Itu semua perintah… perintah… perintah… ingat itu perintah, nggak mau ada saya sendiri… nggak ada,” sambung Norman.

Setelah video Chaiya Chaiya booming, Norman merasa agak aneh. Dirinya sudah jarang ikut apel. Susah pulang ke rumah bahkan hari libur pun susah untuk pulang ke rumah.

Baca juga : Pria Pengeksploitasi Anak Korban Gempa Jadi Kurir Narkoba Terancam Dihukum Mati

Menurut Norman, pada saat dirinya diundang untuk mengisi acara Hitam Putih yang dipandu Deddy Corbuzier dirinya sudah meminta izin ke Kapolda dan Kasat-nya. Bahkan Norman mengaku, manajemennya dari Jakarta ikut ke Gorontalo untuk meminta izin.

Baca Juga :  50 Relawan Ikuti Kelas Bahasa Isyarat GOROBA-GERKATIN Gorontalo

“Dikasih izin. Dan perintahnya Kapolda saya harus didampingi anggota. Dan waktu itu yang dampingi ditunjuk angkatan saya sendiri. Namanya Joko. Tiba saat berangkat, surat izin saya tak dikasih. Tapi surat izin yang ngawal saya dikasih,” tutur Norman.

Meski tak mengantongi izin, Norman tetap berangkat ke Jakarta untuk mengisi acara Hitam Putih. Pada saat itu Norman kemudian ditangkap.

“Saya diam aja. Saya tidak dikasih untuk di-BAP sesuai keterangan saya. Harus sesuai keterangan Kasat. Harus sesuai keterangan Kasat. Ya sudah saya khan anak buah, saya ikut,” ujar Norman.

Setelah di-BAP, Norman lantas pulang ke Gorontalo. Di Gorontalo, Norman mengaku tak diberi izin untuk pulang ke rumah. Di waktu libur pun tak dizinkan pulang ke rumah.

“Mau saya itu cuma satu. Seperti polisi biasa. Tugas seperti biasa. Pulang rumah di hari libur, Sabtu-Minggu. Ya, seperti biasa… Normal.. Tapi nggak pernah dikasih. Ini perintah,” cerita Norman.

Baca juga : 90’s D.O.W.N Party Rilis Debut EP “Tough Enough”

“Saya hanya disuruh tinggal di rumah Kasat. Bangun lihat orang apel pagi, apel siang. Karena tidak ada kerjaan, ya tidur lagi,” sambung Norman.

Menurut Norman, dirinya baru memiliki aktivitas ketika ada infotaiment atau orang yang ingin berfoto bersama. Rutinitas itu membuat Norman senantia curhat ke atasannya. Sehingga ia dan atasannya mengajukan pindah tugas. Kendati sudah enam kali mengajukan, usulannya tersebut tak mendapat restu Kapolda Gorontalo.

Baca Juga :  Pria Pengeksploitasi Anak Korban Gempa Jadi Kurir Narkoba Terancam Dihukum Mati

Bosan dengan kondisi yang hanya menerima perintah, Norman mengaku akhirnya memutuskan kabur dari asrama Brimob Polda Gorontalo. Dia keluar daerah. Setelah lima hari, Norman memutuskan kembali ke Gorontalo setelah ketahuan kabur.

“Saya lantas minta ke orang tua saya untuk menghadap Kapolda. Bokap saya cuma ngomong baik-baik, ‘Pak gimana status anak saya? Dia cuma pengin tugas seperti biasa Pak’. Apa kata Kapolda? Waktu itu ya, ‘udah keluar aja’. Emosi dong, orang tua saya ngomong baik-baik, kok dijawab seperti,” ungkap Norman.

Dalam video itu Norman juga menepis persoalan ketidakhadirannya sebagai anggota Polri yang dituduhkan kepadanya dalam persidangan. Yakni mangkir selama 85 hari.

“85 hari tak masuk kantor. Siapa bilang? Terus saya hadir di Polda, saya di kantor, bahkan saya minta ikut ke Nantu, pra pelopor lima hari lima malam. Itu gimana.. gitu kan,?” kata Norman.

Pada sidang ketiga, Norman Kamaru memutuskan tidak hadir. Ia merasa akan disudutkan lagi. Sehingga dirinya memutuskan tak hadir.

Baca juga : Senang di Gorontalo, Ruth Sahanaya Nyanyi Hulondalo Lipuu

“Pada sidang ketiga Norman Kamaru diputuskan dipecat. Dipecat.. Oke, saya terima,” kata Norman yang tampak berkaca-kaca.

“Cukup sampai di situ saja. Setelah chaiya chaiya booming, apapun yang saya lakukan itu perintah. Nggak pernah ikut mau saya sendiri.”

“Jadi saya mohon bapak-bapak, bila ada masalah lagi seperti jangan dikait-kaitkan lagi dengan saya. Semua yang saya lakuin itu atas dasar perintah,” tandas Norman Kamaru.(adm-02/gopos)

Tags: Kisah Norman KamaruNorman Kamaru
Previous Post

Bawaslu Diminta Tak Tutup Mata Dugaan Pelanggaran Jokowi di Gorontalo

Next Post

Festival Bahari, Agenda Pariwisata Gorut di 16 Maret Ini

Related Posts

Gorontalo

Flash News: Mayat Perempuan Ditemukan di Kos-Kosan Dulalowo Timur

Selasa 25 Agustus 2026
Mantan Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudi Salahudin, melihat koleksi karawo yang ditampilkan UMKM binaan BI Gorontalo pada KKI 2026.  (Humas BI Gorontalo)
Gorontalo

UMKM Gorontalo Raup Rp298,3 Juta di KKI 2026, Naik 186,8 Persen

Senin 24 Agustus 2026
Gorontalo

Polresta Gorontalo Kota Sabet Penghargaan Pelayanan Prima (A) dari Kapolri

Senin 24 Agustus 2026
Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Insert: Ramlan Pomolango.
Gorontalo

Benarkah Eks Dosen Dizalimi? UMGO Sebut Purna Tugas 1 Juli 2026, Ini Pengakuan Kuasa Hukum Ramlan Pomolango

Minggu 23 Agustus 2026
Screenshot
Gorontalo

Tiga Hari di Botumotolioluwo, Calon Ambalan SMK Bina Taruna Gorontalo Belajar Menjadi Generasi Tangguh

Minggu 23 Agustus 2026
Gorontalo

BKAD Gorontalo Evaluasi Kinerja Semester I Tahun 2026

Sabtu 22 Agustus 2026
Next Post

Festival Bahari, Agenda Pariwisata Gorut di 16 Maret Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Insert: Ramlan Pomolango.

    Benarkah Eks Dosen Dizalimi? UMGO Sebut Purna Tugas 1 Juli 2026, Ini Pengakuan Kuasa Hukum Ramlan Pomolango

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Tolak Aktivitas PT Celebes Bone Mineral, Deprov Gorontalo Jadwalkan RDP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Flash News: Mayat Perempuan Ditemukan di Kos-Kosan Dulalowo Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polresta Gorontalo Kota Sabet Penghargaan Pelayanan Prima (A) dari Kapolri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pusat Studi Kepolisian, UNG dan Polda Gorontalo Perkuat Kolaborasi Akademik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.