GOPOS.ID, KWANDANG – Aktivitas di Instalasi Farmasi RSUD dr. Zainal Umar Sidiki tampak berjalan dinamis saat dilakukan pantauan langsung, menggambarkan peran vital unit ini sebagai pusat pengelolaan dan distribusi obat bagi seluruh pasien rumah sakit.
Sejak pagi hari, petugas farmasi terlihat sibuk menyiapkan resep, melakukan verifikasi obat, hingga memastikan setiap permintaan dari ruang pelayanan terpenuhi dengan tepat. Alur kerja yang terstruktur menjadi kunci agar pelayanan obat dapat berjalan cepat tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Di dalam ruangan, rak-rak penyimpanan obat tertata rapi sesuai kategori dan jenisnya. Sistem penataan ini memudahkan petugas dalam mencari dan mendistribusikan obat, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan dalam pemberian kepada pasien.
Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, Mohammad Ardiansyah, menjelaskan bahwa instalasi farmasi merupakan salah satu unit penting yang menunjang keseluruhan pelayanan medis di rumah sakit.
“Instalasi farmasi memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan obat serta memastikan obat yang diberikan kepada pasien sesuai dengan standar medis,” ujarnya.
Selain itu, pengelolaan stok obat juga menjadi perhatian utama. Petugas secara rutin melakukan pengecekan ketersediaan dan masa kedaluwarsa untuk memastikan obat yang disalurkan tetap aman digunakan.
Dalam pantauan tersebut, terlihat pula upaya peningkatan pelayanan melalui penerapan sistem kerja yang lebih efisien, termasuk koordinasi yang intens dengan tenaga medis di berbagai unit pelayanan.
Keberadaan instalasi farmasi yang tertata dan profesional ini diharapkan mampu mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal di RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien dalam mendapatkan pengobatan. (isno/gopos)








