No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Mengenal Green Tumbilotohe, Upaya Hidupkan Tradisi Gorontalo yang Kian Tergerus

Alexa by Alexa
Senin 8 April 2024
in Gorontalo Hebat
0
Bupati Merlan S Uloli saat menyalakan lampu padamala di Taman Taqwa saat Festival Green Tumbilotohe, Minggu (7/4/2024).

Bupati Merlan S Uloli saat menyalakan lampu padamala di Taman Taqwa saat Festival Green Tumbilotohe, Minggu (7/4/2024).

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Provinsi Gorontalo dikenal dengan daerah Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah. Daerah ini memiliki banyak memiliki nilai tradisi budaya yang sering dijalankan terlebih di bulan Ramadan seperti sekarang.

Sebut saja malam Tumbilotohe atau Malam Pasang Lampu. Tradisi budaya yang sudah turun temurun sejak abad ke-15 ini menjadi kebiasaan masyarakat Gorontalo di tiga malam terakhir bulan Ramadan. Konon kebiasaan ini dilakukan oleh masyarakat untuk membantu menerangi jalan yang dulu belum memiliki listrik.

Di malam Tumbilotohe dahulu, banyak masyarakat yang antusias merayakannya dengan ragam cara. Ada yang membuat gerbang adat atau yang biasa disebut dengan Alikusu dan menyalakan lampu botol yang telah diisi dengan minyak tanah dan lain sebagainya.

Namun sayangnya seiring dengan perkembangan zaman, tradisi budaya leluhur Gorontalo ini sudah mulai tergerus. Beberapa tahun terakhir banyak masyarakat yang sudah beralih menggunakan lampu listrik untuk merayakan malam Tumbilotohe.

Belum lagi banyak rumah masyarakat yang sudah jarang melaksanakan tradisi ini dan cenderung berkelompok dengan menata sebuah lahan kosong untuk merayakan bersama.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Usulkan HB Jassin Jadi Pahlawan Nasional

Selain itu, langkanya minyak tanah untuk diperoleh masyarakat sekarang menjadi faktor penyebab antusias masyarakat menurun untuk mempertahankan tradisi tersebut.

Berangkat dari hal tersebut. Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pariwisata Provinsi dan Kabupaten Kota melahirkan sebuah gagasan bertajuk Green Tumbilotohe.

Green Tumbilotohe tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengembalikan tradisi dan budaya masyarakat Provinsi Gorontalo jelang akhir Ramadan dengan tetap mengutamakan aspek nilai adat, agama, sosial, kearifan lokal yang tentu tidak mencemari lingkungan.

Di Green Tumbilotohe ini, Pemerintah daerah menggunakan lampu Padamala dari minyak kelapa dan kapas guna mengurangi pencemaran lingkungan yang dilaksanakan di enam Kabupaten Kota di Provinsi Gorontalo.

“Tumbilotohe ini perlu kita lestarikan. Ini bisa menjadi momentum masyarakat Gorontalo untuk berkumpul di setiap Ramadan. Tahun ini Pemerintah Provinsi Gorontalo mengusung Green Tumbilotohe yang ramah lingkungan dan religius sebagai upaya melestarikannya hingga anak cucu kita,” ujar Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya saat memberikan sambutan pada Festival Green Tumbilotohe di Taman Taqwa Bone Bolango, Ahad (7/4/2024).

Baca Juga :  Harga Beras Mulai Naik, Penjagub Minta Bulog Gorontalo Gelar Operasi Pasar

Ismail pun mengungkapkan tradisi Tumbilotohe ini banyak diingat masyarakat Gorontalo yang ada di rantau jelang akhir Ramadan. Ditambahkannya, tahun ini Green Tumbilotohe dilombakan dan dinilai langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Di tempat yang sama, Deputi Industri dan Investasi Kemenparekraf RI, Rizay Handayani Mustafa menilai tradisi Tumbilotohe memiliki nilai religi dan kekeluargaan yang kental sehingga dia berharap tradisi tersebut harus menjadi kebanggaan masyarakat Gorontalo.

“Festival ini harus menjadi awal baliknya kembali gairah masyarakat Gorontalo untuk melestarikan tradisi dan ini memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan,” ucapnya.

Rizay pun berharap Festival Green Tumbilotohe akan menjadi karisma event nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di tahun 2025.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango, Merlan S Uloli ingin Festival Tumbilotohe di Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo bisa terus berkelanjutan sebagai upaya menjadi tradisi.(Indra/Gopos)

Tags: Ismail PakayaKemenparekraf RITradisi Tumbilotohe
Previous Post

Semarak Festival Tumbilotohe Persembahan Mahasiswa Teknik UNG

Next Post

5 Posko di Kota Gorontalo Siap Layani Masyarakat saat Idul Fitri 

Related Posts

Gorontalo Hebat

Gubernur Apresiasi BULOG dengan Penghargaan atas Kontribusi di PENAS XVII

Senin 29 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Gusnar Ismail Paparkan Capaian Membanggakan Hasil PENAS XVII Gorontalo

Minggu 28 Juni 2026
Gorontalo Hebat

KADIN Indonesia Puji Kepemimpinan Gubernur Gorontalo atas Suksesnya PENAS XVII 2026

Sabtu 27 Juni 2026
Gorontalo Hebat

PENAS XVII 2026: Ajang Perkenalkan Gorontalo jadi Lumbung Jagung

Sabtu 20 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Pentadio Resort-Menara Limboto Dibenahi, Wajah Baru Kabupaten Gorontalo Sambut Kontingen di Penas KTNA XVII 

Kamis 18 Juni 2026
Gorontalo Hebat

Dukung Kerja Wartawan, Media Center PENAS XVII Diresmikan 

Rabu 17 Juni 2026
Next Post
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat melaksanakan peninjauan beberapa posko bersama Forkopimda Kota Gorontalo, Senin (8/4/2024).

5 Posko di Kota Gorontalo Siap Layani Masyarakat saat Idul Fitri 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Muhammad Junaeddy Johnny saat melaksanakan tradisi PedangPora di Polresta Gorontalo Kota, Kamis (9-7-2026). Putra/Gopos

    Profil Lengkap Kapolresta Gorontalo Kota Kombes Pol Muhammad Junaeddy Johnny

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya Itu Kini Berpulang, Jejak Rachmat Gobel untuk Negeri dan Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Tahun Ajaran Baru, Sekda Ajak Siswa Bangun Mimpi dan Karakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lifestyle Run Fest 2026 Tuai Apresiasi dari Peserta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Fawait Tinjau Irigasi Pertanian di Jenggawah, Targetkan Panen Petani Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.