GOPOS.ID, GORONTALO – Pertemuan Koordinasi Penyiapan Data Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) dan Rencana Kebutuhan (Renbut) SDMK tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2026 resmi digelar di Hotel Aston Gorontalo pada 14–17 April 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan yang dalam sambutannya menekankan pentingnya validitas dan pembaruan data sebagai dasar utama dalam penyusunan perencanaan tenaga kesehatan yang akurat dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, para perencana SDM kesehatan dari kabupaten/kota, rumah sakit, dan puskesmas, serta narasumber yang mewakili Kepala BPSDM. Salah satu narasumber utama, Dr. dr. Takdir, Sp.An-KMN., selaku Direktur Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, memaparkan materi terkait perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Anang Otoluwa menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan data SDMK yang dimiliki benar-benar valid dan terbarui. Data tersebut diharapkan dapat diverifikasi langsung di lapangan sehingga mampu mendukung penyusunan perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan yang lebih efektif, tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga jangka panjang.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa perencanaan tenaga kesehatan harus mempertimbangkan kebutuhan masa depan, mengingat proses pendidikan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis, membutuhkan waktu yang panjang. Hal ini menjadi semakin penting seiring dengan pengembangan layanan kesehatan di daerah, seperti yang tengah dilakukan oleh Rumah Sakit Ainun yang berfokus pada layanan kanker kelas utama dan layanan unggulan mata. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga dokter spesialis untuk mendukung layanan tersebut harus direncanakan sejak dini.
“Diharapkan kepada panitia betul-betul memanfaatkan momen ini untuk melahirkan perencanaan tenaga kesehatan dalam waktu yang lama atau bersifat jangka panjang. Oleh sebab itu, kami berterima kasih kepada tim yang sudah hadir di sini sebagai narasumber dari BPSDM yang akan menguraikan bagaimana pentingnya perencanaan tenaga kesehatan atau kepegawaian tenaga kesehatan, teman-teman dari Biro Organisasi terkait dengan aspek hukumnya, dan teman-teman semua perencana dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit atau Puskesmas, betul-betul diharapkan bisa mempersiapkan data ini agar perencanaan kita ke depan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman.” Tutur Kepala Dinas Kesehatan Anang Otoluwa dalam sambutannya. (Winang-Mg)








