No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Kenali Kanker Glioblastoma, Penyebab Meninggalnya  Agung Hercules

Admin by Admin
Jumat 2 Agustus 2019
in Ayo Germas, Gorontalo
0
91
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Sebelum meninggal, Agung Hercules hampir setahun berjuang melawan kanker otak glioblastoma stadium IV. Lalu apa itu kanker glioblastoma?

Dikutip dari laman dokter sehat, glioblastoma merupakan s sejenis kanker yang terbentuk dari sel berbentuk bintang di otak (astrosit). Kanker ini biasanya dimulai di serebrum, bagian otak terbesar pada orang dewasa.

Sekitar 1 dari 5 tumor yang dimulai di otak adalah glioblastoma. Laki-laki cenderung lebih banyak daripada perempuan. Kesempatan untuk mendapatkan kanker lebih besar seiring berjalannya usia.

Glioblastoma terbilang ganas. Terdapat 4 stadium tumor, artinya kanker ini dapat berkembang dan menyebar dengan cepat.

Baca juga: Innalilahi… Agung Hercules Dikabarkan Meningggal Dunia

Gejala Glioblastoma

Karena glioblastoma berkembang dengan cepat, tekanan pada otak biasanya adalah gejala pertama. Tergantung di mana letak tumor, maka glioblastoma bisa menyebabkan:

  1. Sakit kepala persisten
  2. Kejang
  3. Muntah
  4. Masalah berpikir
  5. Perubahan mood dan personalitas
  6. Pandangan kabur atau pandangan ganda
  7. Masalah bicara
Baca Juga :  1560 Personil Polda Gorontalo Dikerahkan Amankan Idul Fitri

Glioblastoma terdapat 2 tipe, yaitu:

  1. Glioblastoma primer. Tipe yang sering terjadi. Ketika telah diketahui, tumor sudah mencapai stadium 4 dan pertumbuhannya sangat agresif.
  2. Glioblastoma sekunder. Ketika telah diketahui, tumor telah mencapai stadium 2–3, di mana pertumbuhannya lebih lambat dari glioblastoma primer. Secara pasti tumor akan mencapai stadium 4. Sekitar 10 persen glioblastoma adalah tipe ini. Biasanya, glioblastoma sekunder menyerang usia 45 tahun atau lebih muda.

Baca juga: Pemkab Bonebol ‘Ngotot’ Pertahankan Obyek Wisata Lombongo

Pengobatan Glioblastoma

Tujuan pengobatan glioblastoma adalah memperlambat dan mengontrol pertumbuhan tumor dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Terdapat 4 terapi yang seringkali dikombinasi.

  1. Pembedahan adalah terapi pertama. Ahli bedah saraf mencoba untuk mengambil sebanyak mungkin tumor yang ada di otak. Area berisiko tinggi di otak yang terkena tumor kemungkinan besar tidak akan mengalami pengambilan tumor, sehingga tidak semua tumor bisa diambil
  2. Radiasi digunakan untuk membunuh sisa sel tumor di otak setelah pembedahan. Ini juga dapat memperlambat pertumbuhan tumor yang tidak terambil ketika pembedahan. Kemoterapi juga dapat digunakan. Kemoterapi dapat menyebabkan efek samping jangka pendek, namun kini kemoterapi tidak sitotoksik. Glioblastoma yang mengalami kekambuhan bisa melakukan terapi dengan kemoterapi lain yang disebut carmustine (BCNU).
  1. Terapi elektrik ke sel target di mana tumor berada, dengan tidak menyakiti sel sehat di sekitarnya. Metode ini dilakukan dengan cara meletakkan elektroda langsung di kulit kepala. Alat ini disebut Optune. Alat ini diberikan dengan kemoterapi setelah pembedahan dan radiasi. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serika (FDA) telah menyetuji pemberiannya pada orang yang baru didiagnosis dan pada pasien yang mengalami kekambuhan glioblastoma.(adm-02/gopos)
Baca Juga :  Cara Paling Mudah Cegah Kanker, Deteksi Dini

Sumber: https://doktersehat.com/glioblastoma/

Tags: Agung HerculesGlioblastomaKanker
Previous Post

Sertijab Biro Humas dan Protokol Berlangsung Sederhana

Next Post

Polres Bonbol Musnahkan 8,2 Ton Cap Tikus

Related Posts

Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo menyalurkan bantuan berupa 400 liter BBM Biosolar atau setara dengan dua drum untuk mendukung proses penanganan dan evakuasi di wilayah Gorontalo Utara
Gorontalo

Pertamina Salurkan 400 Liter Biosolar untuk Dukung Penanganan Pascabencana di Gorut

Kamis 4 Juni 2026
Satu unit alat berat excavator saat di amankan aparat Polres Pohuwato, Kamis (4/6/2026) (Istimewa)
Gorontalo

Polisi Pergoki Satu Excavator Beraktivitas di Lokasi PETI Pohuwato, Operatornya Lolos

Kamis 4 Juni 2026
Bupati Ismet Mile saat memimpin apel kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango
Bone Bolango

Pemkab Bone Bolango Siap Bayar Gaji 13 dan TPP ASN

Selasa 2 Juni 2026
Gorontalo

Awal Juni, Cabai Rawit di Pasar Sentral Rp.60.000 Per Kilogram

Senin 1 Juni 2026
Gorontalo

Kapolresta Gorontalo Kota Ajak Personel Amalkan Nilai Pancasila 

Senin 1 Juni 2026
Gorontalo

Donor Darah “Setetes Darah untuk Kebangkitan Nasional” di Gorontalo

Minggu 31 Mei 2026
Next Post

Polres Bonbol Musnahkan 8,2 Ton Cap Tikus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • SIM Digital Resmi Hadir, Ini Langkah Mudah Aktivasi Lewat HP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Kini Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cekcok Berujung Maut, Satu Warga Bilato Tewas Ditikam Usai Pesta Miras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IAIN Sultan Amai Gorontalo Tambah Daftar Program Studi Unggul

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASN dan PPPK Tak Boleh Rangkap Jabatan sebagai Anggota BPD, Ini Penjelasan Aturannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.