GOPOS.ID, JEMBER – Menjelang Idul Adha, masyarakat mulai ramai berburu sapi dan kambing kurban di sejumlah lapak musiman di Kabupaten Jember. Namun, pembeli diminta tidak asal memilih hewan ternak.
Pengelola Puskeswan Ambulu, drh. Rencong Dwi Putra, mengingatkan pentingnya memastikan hewan kurban memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan syariat sebelum dibeli.
“Cara paling mudah mengetahui usia hewan yakni memeriksa kondisi giginya. Hewan kurban yang cukup umur biasanya sudah memasuki fase poel,” ujar drh. Rencong.
Ia menjelaskan, hewan sehat juga terlihat dari kondisi fisiknya. Ternak harus mampu berdiri tegak, berjalan normal, dan tidak tampak terlalu kurus.
“Bulu hewan biasanya bersih dan mengilap. Kalau terlihat kusam atau lemas, masyarakat perlu lebih waspada sebelum membeli,” katanya.
Pemeriksaan lain juga perlu dilakukan pada bagian mata, hidung, hingga mulut ternak. Mata harus jernih dan responsif tanpa tanda gangguan penglihatan.
“Hidung hewan tidak boleh mengeluarkan lendir berlebihan, terutama cairan kehijauan. Mulut juga jangan sampai mengeluarkan air liur secara tidak normal,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut penting diperhatikan untuk mengantisipasi penyakit menular pada ternak, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK yang pernah merebak sebelumnya.
Selain memeriksa fisik hewan, masyarakat diminta memastikan lapak penjualan memiliki dokumen kesehatan resmi dari petugas berwenang maupun dinas peternakan.
“Kalau membeli di lapak pinggir jalan, cek apakah ada stiker pemeriksaan kesehatan. Itu menandakan hewan sudah diperiksa tim peternakan,” pungkasnya.(kur)








