Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras terus dipertajam pemerintah. Per 7 September, realisasi penjualan beras SPHP telah menyentuh 758 ribu ton atau 91,55 persen. Capaian tahun ini juga semakin mendekati realisasi SPHP beras sepanjang tahun 2025 yang kala itu tercatat berada di 802,9 ribu ton. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan menambahkan kembali alokasi 1 juta ton.
Melalui langkah ini, pemerintah kembali memastikan kontinuitas program SPHP beras yang terus berjalan sejak awal tahun 2026. Setelah pada Januari dan Februari 2026 telah terlaksana SPHP beras sebagai kelanjutan dari program SPHP beras 2025. Lalu dilanjutkan kembali pada awal Maret ini dengan SPHP beras tahun 2026.
Program SPHP beras tahun 2026 yang dimulai Maret tersebut memiliki alokasi sebanyak 828 ribu ton dengan anggaran subsidi harga sebesar Rp 4,97 triliun. Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tersebut telah tersedia di anggaran Bapanas. (*/antara/gopos)








