GOPOS.ID – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto genap berusia dua tahun pada Selasa (20/10/2026). Dalam periode tersebut, pemerintah menyoroti sejumlah capaian di berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan hingga investasi serta hilirisasi industri.
Di sektor pangan, pemerintah mencatat swasembada pada delapan komoditas serta cadangan pangan mencapai 5,2 juta ton. Jumlah itu disebut sebagai yang tertinggi dalam sejarah Indonesia.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terus diperluas. Pemerintah menyebut program tersebut telah menjangkau 62 juta penerima manfaat sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat.
Di bidang pendidikan, pemerintah mencatat keberadaan 265 Sekolah Rakyat. Program tersebut disebut telah membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya hidup di jalanan, dengan jumlah yang dilaporkan mencapai 43 ribu anak.
Pembangunan dan pembenahan sarana pendidikan juga menjadi bagian dari capaian yang disampaikan pemerintah. Sebanyak 30 ribu sekolah telah direnovasi, sementara 288.180 layar interaktif dibagikan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Pemerintah juga meningkatkan insentif bagi guru honorer sebesar 30 persen.
Pada sektor kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis dilaporkan telah memberikan 108 juta layanan. Pemerintah turut membangun 22 rumah sakit baru untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Sementara itu, di sektor perumahan dan pembangunan kawasan, sebanyak 400 ribu rumah disebut telah selesai diperbaiki. Pemerintah juga mengembangkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih untuk mendukung kawasan masyarakat pesisir.
Pembangunan infrastruktur turut mencakup lebih dari 9.000 kilometer jaringan irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan melalui program Inpres, serta 3.000 titik air bor baru. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan yang dijalankan pemerintah dalam dua tahun pertama.
Di sektor energi, pemerintah mengklaim mencatat kemajuan menuju swasembada energi melalui BBM Solar B50. Adapun dalam pelayanan keagamaan, pemerintah mengembangkan pembangunan Kampung Haji.
Dari sisi ekonomi, nilai investasi selama dua tahun pemerintahan Prabowo tercatat mencapai Rp3.923 triliun. Investasi tersebut dilaporkan menyerap tenaga kerja sebanyak 5.485.944 orang.
Pemerintah juga melanjutkan agenda hilirisasi industri. Sebanyak 26 proyek telah memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking. Salah satunya adalah pengembangan proyek baterai kendaraan listrik yang dalam video capaian pemerintah disebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara.
Selain pembangunan dan investasi, pemerintah menyoroti langkah penataan ekonomi serta pengelolaan aset negara. Nilai penyelamatan kekayaan negara disebut mencapai lebih dari Rp54,8 triliun. Pemerintah juga mencatat pelunasan utang obligasi BLBI sebesar Rp218,3 triliun.
Di sisi lain, sebanyak 290 BUMN dilaporkan telah ditutup. Langkah tersebut disebut menghasilkan penghematan sekitar Rp50 triliun setiap tahun.

Sumber: Antara








