GOPOS.ID, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas layanan administrasi kependudukan melalui berbagai kegiatan jemput bola yang digelar sepanjang 2025 di sejumlah kecamatan.
Program pelayanan tersebut mayoritas dikemas dalam kegiatan Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan atau Bunga Desaku yang menyasar delapan wilayah berbeda.
Total terdapat 12 rangkaian kegiatan pelayanan adminduk dengan capaian penerbitan dokumen mencapai 1.976 berkas, berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jember.
Kecamatan yang menjadi lokasi layanan meliputi Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, hingga Tempurejo, dengan respons masyarakat yang cukup tinggi di setiap kunjungan.
Kepala Dispendukcapil Jember Bambang Saputro menjelaskan pelayanan intensif dimulai pada Mei 2025 di Desa Kramatsukoharjo, Kecamatan Tanggul.
“Selama empat kali kunjungan pada Mei 2025, kami berhasil menerbitkan total 719 dokumen kependudukan,” ujar Bambang, Kamis (26/3/2026).
Permohonan KTP menjadi layanan paling dominan saat itu, terutama pada 13 Mei yang mencatatkan 107 pemohon dalam satu hari pelayanan.
Memasuki Juni, pelayanan berlanjut melalui program Pasar Murah di Kecamatan Arjasa dengan 68 layanan, lalu dilanjutkan di dua desa di Kecamatan Silo dengan total 314 layanan.
“Pada paruh kedua tahun 2025, volume pelayanan memang fluktuatif, namun tetap menunjukkan capaian signifikan,” katanya.
Kegiatan di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, pada 27 Juli mencatat 256 layanan dengan dominasi penerbitan KTP sebanyak 179 dokumen.
Sementara kunjungan ke Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, menjadi capaian tertinggi dalam sekali kegiatan dengan total 349 layanan administrasi.
“Lonjakan terjadi pada pengurusan KK dan akta kelahiran yang masing-masing mencapai 99 dan 65 dokumen,” jelas Bambang.
Pelayanan di Kecamatan Panti dan Tempurejo relatif lebih sedikit, masing-masing 28 dan 34 layanan, namun antusiasme kembali meningkat saat peringatan Hari Kependudukan di Kencong dengan 208 layanan.
“Secara keseluruhan, penerbitan KTP mendominasi sebanyak 1.090 dokumen, disusul KK 398 berkas dan akta kelahiran 268 dokumen,” pungkasnya.(kur)








