GOPOS.ID, KOTAMOBAGU — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu mendapat sorotan tajam usai dinilai kurang menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan ajang olahraga daerah, termasuk Walikota Cup VI 2025 dan Porprov XII Manado.
Pengamat pemerintahan yang juga Ketua HMI Cabang BMR, Fadli Korompot, menilai sikap Dinkes tidak sejalan dengan visi-misi Wali Kota dr. Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat.
“Ini tidak mencerminkan semangat pemerintah dalam mendorong kemajuan olahraga. Jika instansi terkait tidak menunjukkan tanggung jawab, tentu harus ada evaluasi,” ujarnya, Senin (17/11).
Kritik menguat setelah muncul informasi bahwa surat panitia Walikota Cup terkait permintaan petugas medis tidak mendapat respons dari Dinkes. Bahkan pada laga pembukaan yang dihadiri langsung wali kota dan wakil wali kota, tak terlihat satu pun petugas medis dari Dinkes.
“Surat kami tidak dibalas. Akhirnya kami pakai petugas medis dari panitia lokal,” kata salah satu panitia.
Sorotan serupa datang dari internal cabor di ajang Porprov XII. Dispora disebut telah mengirim surat terkait kondisi salah satu atlet selam yang sakit, namun respons Dinkes dinilai lambat. Sejumlah pengurus cabor juga mengeluhkan minimnya pendampingan kesehatan kontingen.
“Terkesan tidak serius,” ujar sumber lainnya.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu belum memberikan tanggapan meski dihubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp.
Isu ini memicu reaksi dari berbagai kalangan yang berharap pemerintah segera melakukan evaluasi agar dukungan terhadap dunia olahraga tidak terhambat oleh lemahnya koordinasi lintas instansi. (***)








