No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan Masyarakat!

Putra Tangahu by Putra Tangahu
Minggu 24 Juli 2022
in Nasional
0
Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist/Suara.com)

Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist/Suara.com)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Organisasi Kesehatan Dunia WHO, melalui akun Twitter resmi mengumumkan bahwa cacar monyet telah ditetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

PHEIC sendiri merupakan kondisi darurat yang disampaikan WHO terkait sebuah kejadian luar biasa yang perlu diwaspadai oleh masyarakat internasional karena dapat mengacam kesehatan. Kondisi ini juga dilakukan sebelum sebuah penyakit ditetapkan sebagai pandemi.

Direktur Jenderal WHO – Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dirinya melihat beberapa elemen mengapa wabah cacar monyet akhirnya ditetapkan sebagai PHEIC yang harus diwaspadai beberapa negara.

“Saya diminta untuk mempertimbangkan lima elemen dalam memutuskan apakah wabah merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC),” tulis akun Twitter WHO, Sabtu (23/7/2022) mengutip dari laman suara.com – jaringan berita Gopos.id.

Setelah melihat kasus cacar monyet yang juga semakin parah selama beberapa waktu terakhir, akhirnya membuat WHO mempertimbangkan elemen-elemen atau syarat yang membuat kondisi ini ditetapkan sebagai PHEIC.

Baca Juga :  Trans Studio Mall Makassar Terbakar

Elemen Penetapan PHEIC

Pertama, virus cacar monyet sendiri saat ini telah menyebar luas ke berbagai negara. Tidak hanya itu, bahkan, penyakit yang satu ini juga sudah mulai terlihat di beberapa negara yang sebelumnya tidak ada.

“Informasi yang diberikan oleh negara yang dalam hal ini menunjukkan bahwa virus cacar monyet ini telah menyebar dengan cepat ke banyak negara yang belum pernah melihatnya,” jelas Tedros.

Kedua, cacar monyet juga telah memenuhi kriteria PHEIC yang dinilai darurat untuk keadaan internasional.

“Tiga kriteria untuk menyatakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional di bawah Peraturan Kesehatan Internasional, yang telah dipenuhi.” Sambungnya.

Ketiga, penyakit yang satu ini juga belum mendapat kesepakan atau saran yang diberikan oleh Komiter Darurat.

Baca Juga :  Fix, Tahun Ini Tak Ada Pemberangkatan Haji

Keempat, bukti maupun informasi yang didapat juga masih belum jelas sehingga masih banyak hal yang tidak diketahui.

Kelima, karena kasusnya terus bertambah, hal ini ditakutkan akan berisiko menyebar secara internasional. Meskipun penyebaran internasional sekarang tidak begitu besar, hal ini juga berpotensi mengganggu hubungan internasional antar negara.

Baca Juga: Kawasan Industri Berteknologi Tinggi di Kendal Tarik Minat Investor Tumbuhkan Lapangan Pekerjaan

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai PHEIC

Adanya hal-hal tersebut membuat kekhawatiran kondisi ini bisa bertambah parah. Oleh karena itu, WHO akhirnya memutuskan cacar monyet dalam kondisi PHEIC demi kesehatan masyarakat dunia.

“Untuk semua alasan ini, saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” jelas Tedros. (Suara/Putra/Gopos)

Tags: Cacar MonyetPandemiWHO
Previous Post

Kawasan Industri Berteknologi Tinggi di Kendal Tarik Minat Investor Tumbuhkan Lapangan Pekerjaan

Next Post

Hamka Minta Asrama Mahasiswa Gorontalo di Manado Dikelola Profesional

Related Posts

Nasional

Prajurit Yonif 713/Satya Tama Ikut Bangun Jembatan Merah Putih di Papua

Rabu 14 Oktober 2026
Nasional

DPC GMNI Jakarta Timur Gelar PPAB Raya, Perkuat Ideologi dan Konsolidasi Kader di Era Digital

Senin 12 Oktober 2026
Gorontalo

BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pengadaan Beras Melampaui 4 Juta Ton

Jumat 9 Oktober 2026
Komisi VII DPR RI melaksanakan rangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap para calon Dewas RRI, Rabu (7/10).(Foto: Antara)
Nasional

Komisi VII DPR Tetapkan Lima Dewas RRI Periode 2026–2031, Satu Putra Gorontalo

Rabu 7 Oktober 2026
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan sambutan pada pembukaan Rakernas Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (9/9/2026). (Foto: Antara)
Nasional

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah SMA Gibran

Rabu 7 Oktober 2026
Wapres Gibran Rakabuming saat membuka pameran INACRAFT Jakarta, Rabu (7/10/2026) (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)
Nasional

Gibran: Jika Tidak Lulus SMA, Tidak Mungkin Bisa Kuliah di Singapura

Rabu 7 Oktober 2026
Next Post
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer saat menyambangi asrama mahasiswa Gorontalo, yang terletak di Jl. Sudirman 2 No. 12, Kecamatan Wenang, Sabtu, (23/7/2022). Foto – Salman

Hamka Minta Asrama Mahasiswa Gorontalo di Manado Dikelola Profesional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Konveyor Batu Bara dan Gedung PLTU Anggrek Dilalap Api

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Masyarakat Kota Gorontalo Minta Kasus Terhadap Walikota Dihentikan Polda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengemudi Bentor Mengeluh ke Gubernur, Ada Samsat “Minta Uang” Tambahan saat Pemeriksaan Kendaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kualitas Udara Gorontalo Memburuk, Warga Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kombes Petrus Silalahi Jabat Dirkrimum Polda Gorontalo, Kombes Teddy Rachesna ke Bareskrim 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.