No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Perang Hasil Survei Jelang Pemilu 2019

Admin by Admin
Kamis 7 Maret 2019
in Headline, Indepth News, Nasional, Politik
0
15
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Kurang dari dua bulan lagi. Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 akan digelar. Menjelang hajatan akbar demokrasi itu berbagai upaya dilakukan oleh para kontestan. Baik calon presiden dan wakil presiden. Pimpinan dan pengurus parpol hingga para calon anggota legislatif.

Persaingan mendulang suara semakin bertambah ketat dengan hadirnya berbagai instrumen pemenangan. Tak terkecuali instrumen metode empiris atau lebih dikenal dengan sebutan survei. Menjelang pemilu yang makin dekat, berbagai lembaga survei rame-rame melansir hasil survei.

Hasil survei yang disampaikan ke khalayak umum itupun berbeda-beda. Mulai dari sisi persentase, posisi parpol dan calon hingga peluang kemenangan para kontestan.

Untuk kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) misalnya. Beberapa lembaga survei memprediks hanya ada lima partai politik (parpol) yang lolos Parliamentary Threshold atau ambang batas 4 persen. Yaitu PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB dan Demokrat.

Namun hasil survei terbaru yang dilansir lembaga riset PolMark Indonesia justru menempatkan 9 parpol bakal lolos ke parlemen. 9 parpol tersebut mayoritas merupakan partai lama. Seperti PDIP, Golkar, Gerindra, PAN, PPP, PKS, Demokrat dan NasDem.

Baca Juga :  Suara Lato-lato Sambut Pengantin Ini di Hari Pernikahan, Netizen: Pengganti Petasan

Sementara untuk partai lainnya, PolMar Indonesia memprediksi elektabilitas tak lebih dari 2 persen. Seperti Perindo (2 persen), Hanura (1,1 persen), PSI (0,6 persen), PBB (0,5 persen), Berkarya (0,4 persen), dan PKPI (0,2 persen).

Founder dan CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah menyebut, hasil survei yang dilakukan pihaknya pada periode Oktober 2018 hingga Febuari 2019 di 73 Dapil se-Indonesia .

“Survei kami lakukan di Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua,” kata Eep Saefulloh Fatah, saat merilis hasil survei di Surabaya, Selasa (5/3/2019).

Baca juga : Idah, Rachmad, Hana Kans Kuat DPR RI

Saat yang bersamaan, Center for Political Communication Studies (CPCS) melansir hasil survei. CPCS memprediksi hanya 7 parpol yang lolos Parliamentary Threshold. Pada posisi 7 adalah PSI.

“Elektabilitas parpol lain cenderung stabil, hanya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengalami kenaikan signifikan, mencapai 4,2 persen,” ungkap Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta, Selasa (5/3) dilansir jppn.com.

PSI berhasil melampaui elektabilitas partai-partai lama seperti PKS, PAN, PPP dan Hanura, serta sesama pendatang baru Perindo.

Baca Juga :  Nobar Piala Dunia 2022 Ditempat Umum Tanpa Izin Bisa Disanksi

Menurut Okta, naiknya elektabilitas PSI didukung oleh sosialisasi yang cukup efektif dilakukan selama musim kampanye. Sebagai parpol baru dengan segmen sasaran generasi milenial, PSI paling banyak menggunakan media sosial sebagai sarana sosialisasi, disusul Gerindra.

(dok. jpnn)

Baca juga : Survei Bukan Jaminan, Tetap Fokus Galang Dukungan

Menurut Okta, PSI cukup efektif menggunakan beragam medium sosialisasi selain media sosial. Meskipun tidak memiliki media massa dan bukan parpol utama pengusung capres-cawapres, PSI kerap tampil dengan isu-isu kontroversial.

“Yang tidak kalah menarik adalah kerja-kerja sosialisasi oleh relawan dan pertemuan tatap muka,” ungkap Okta.

Survei CPCS dilakukan pada 1-10 Februari 2019, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Metode survei dilakukan secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.(adm-02/gopos/merdeka/jpnn)

Baca juga : Seberangi Lautan, Abdurrahman Abubakar Bahmid Jemput Aspirasi Warga Ponelo

Tags: Hasil SurveiPileg 2019Pilpres 2019
Previous Post

Seberangi Lautan, Abdurrahman Abubakar Bahmid Jemput Aspirasi Warga Ponelo

Next Post

Bawaslu Diminta Tak Tutup Mata Dugaan Pelanggaran Jokowi di Gorontalo

Related Posts

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. ANTARA/HO-Kemendagri
Nasional

Mendagri Pastikan Tak Ada PPPK Dirumahkan, Guru Bakal Dialihkan Jadi ASN Pusat

Selasa 11 Agustus 2026
Arsip foto - kerusakan infrastruktur dan bangunan akibat gempa bumi kuat bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026) pukul 12.34 GMT (19:34 WIB). /ANTARA/Anadolu/py.
Indepth News

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia, Sudah 21 Orang Tewas

Selasa 11 Agustus 2026
Mojtaba Khamenei
Nasional

Lima Bulan Tak Muncul ke Publik, Mojtaba Khamenei Bertemu Presiden Iran Bahas Ekonomi dan Militer

Senin 10 Agustus 2026
Politik

Sinyal Pilgub Adhan Dambea Disambut Partai Hanura, Ekwan Ahmad: Kami Siap Mendukung!

Kamis 6 Agustus 2026
Nasional

Pencatatan Hak Cipta Lagu dan Musik Tanpa Biaya Dimulai 1 Agustus 2026

Rabu 5 Agustus 2026
Rabu pagi tadi, Anggota DPR-RI, Rusli Habibie mengunjungi Adhan Dambea. 
Politik

Sinyal Maju Pilgub, Adhan Dambea: “Torang Bikin Bae” Provinsi Gorontalo

Rabu 5 Agustus 2026
Next Post

Bawaslu Diminta Tak Tutup Mata Dugaan Pelanggaran Jokowi di Gorontalo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Kuasa hukum korban, Rizka Umar diwawancarai gopos.id.

    Owner Kedai Kopi di Gorontalo Diduga Lakukan Pelecehan ke Mantan Karyawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS Gorontalo Dilantik: Wujudkan Kolaborasi Daerah dan Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa SMP Tewas Tenggelam di Pantai Muara Kasih Bonepantai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Gorontalo Minta ABPEDNAS Berkolaborasi Bangun Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yeyen Sidiki: Listrik Masuk Dudepo Bukti Perjuangan Rusli Habibie Hadirkan Keadilan Energi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.