GOPOS.ID, GORONTALO – Ketersediaan stok pangan menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 menjadi perhatian anggota DPRD Provinsi Gorontalo.
Hal ini mengemuka saat kegiatan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 hari kedua yang berlangsung di Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Gorontalo, Selasa (3/11/2026).
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan stok pangan menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat pada November hingga Desember mendatang.
Menurut Erwin, berdasarkan penjelasan pihak dinas, ketersediaan bahan pangan di Gorontalo dipastikan dalam kondisi aman hingga akhir tahun.
“Menurut penjelasan kepala dinas, stok pangan aman, InsyaAllah sampai akhir tahun. Namun, memang ada sedikit pergeseran harga di lapangan yang berkaitan dengan kondisi inflasi,” ujar Erwin.
Ia menjelaskan, kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang akhir tahun merupakan fenomena yang kerap terjadi. Kondisi tersebut dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat, terutama menjelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
Selain faktor permintaan, Erwin mengungkapkan persoalan distribusi, khususnya terkait bahan bakar, turut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi rantai pasok berbagai komoditas pangan.
“Distribusi menjadi salah satu kendala yang perlu diperhatikan. Persoalan bahan bakar dapat memengaruhi rantai pasok berbagai bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, Erwin menyebut terdapat sejumlah komoditas hortikultura yang mengalami kelebihan produksi. Kondisi ini menjadi peluang bagi Gorontalo untuk memenuhi kebutuhan daerah lain, terutama Sulawesi Utara yang diperkirakan mengalami peningkatan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan masyarakat lokal dan peluang distribusi antardaerah.
“Bagaimana pasar bisa kita pertahankan sedemikian rupa, sehingga stok untuk kebutuhan internal kita tetap aman, sementara suplai ke daerah lain juga bisa berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.
Erwin berharap koordinasi antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta pelaku distribusi terus diperkuat agar stabilitas harga dan ketersediaan pangan tetap terjaga.
Menurutnya, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini untuk memastikan masyarakat Gorontalo dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang wajar menjelang akhir tahun. (Isno/gopos)








