No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Inflasi Gorontalo Tembus 5,46 Persen, Cabai Rawit Jadi Penyumbang Utama

Hasan by Hasan
Kamis 1 Oktober 2026
in Gorontalo
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, GORONTALO – Harga cabai rawit yang melonjak ikut mengerek inflasi Gorontalo sepanjang September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat inflasi bulanan (September 2026 terhadap Agustus 2026) mencapai 1,91 persen.

Kenaikan itu membuat inflasi Gorontalo sepanjang tahun berjalan atau year to date (September 2026 terhadap Desember 2025) menembus 4,44 persen. Sementara jika dibandingkan dengan September 2025, inflasi tahunan atau year on year mencapai 5,46 persen.

Angka tersebut berada di atas sasaran inflasi nasional sebesar 2,5 persen dengan toleransi plus-minus 1 persen. Artinya, inflasi tahun berjalan Gorontalo sudah melewati batas atas sasaran nasional sebesar 3,5 persen, begitu pula inflasi tahunan yang mencapai 5,46 persen.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo, menjelaskan inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. Kenaikan paling terasa berasal dari kelompok makanan, minuman dan tembakau. Kelompok ini mengalami inflasi tahunan sebesar 10,51 persen dan memberikan andil 3,83 persen terhadap inflasi tahunan Gorontalo.

“Di dalam kelompok tersebut, cabai rawit menjadi komoditas dengan tekanan terbesar. Pada September 2026, cabai rawit memberikan andil 1,46 persen terhadap inflasi bulanan Gorontalo. Secara tahunan, komoditas yang sama memberikan andil 1,83 persen,” ungkap Agus Sudibyo saat merilis Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Gorontalo Edisi Oktober 2026, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  PSU Gorontalo Utara, Roni Imran dan Thoriq Modanggu Coblos di Satu TPS

Selain cabai rawit, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan juga ikut mendorong inflasi bulanan. Di antaranya daging ayam ras, ketimun, terong, ikan tuna, ikan cakalang atau ikan sisik, angkutan udara, cumi-cumi, pisang, dan kacang panjang.

“Untuk komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m, yaitu tomat, ikan mujair, kopi bubuk, bawang merah, dan ikan malalugis. Hanya saja secara akumulasi penurunan harga ini lebih kecil nilainya dibandingkan komoditas yang mengalami kenaikan harga,” ujar Agus Sudibyo.

Jika dilihat secara tahunan, tekanan inflasi juga datang dari sejumlah komoditas lain. BPS Provinsi Gorontalo mencatat emas perhiasan, ikan tuna, angkutan udara, ikan cakalang atau ikan sisik, ikan selar atau ikan tude, cumi-cumi, pelumas atau oli mesin, daging ayam ras, dan kangkung turut memberikan andil terhadap inflasi.

“Kelompok transportasi mencatat inflasi tahunan 6,33 persen dengan andil 0,67 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami inflasi 5,86 persen dan memberikan andil 0,45 persen,” urai Agus Sudibyo.

Baca Juga :  Polres Bone Bolango Laksanakan Donor Darah HUT Humas Polri ke-74

Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran mengalami inflasi tahunan 3,21 persen dengan andil 0,22 persen. Kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan naik 2,43 persen, sedangkan perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi 1,88 persen.

Dari sisi wilayah, seluruh daerah yang menjadi cakupan pengukuran IHK di Gorontalo mengalami inflasi tahunan. Kabupaten Gorontalo mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 6,28 persen, sedangkan Kota Gorontalo sebesar 4,48 persen. Untuk inflasi tahun berjalan, Kabupaten Gorontalo mencapai 5,13 persen dan Kota Gorontalo 3,59 persen.

BPS mencatat kondisi September 2026 berbeda cukup jauh dibanding September tahun sebelumnya. Pada September 2025, Gorontalo mengalami deflasi bulanan 0,12 persen, sedangkan September 2026 berbalik menjadi inflasi 1,91 persen. Begitu pula inflasi tahun berjalan, juga meningkat dari 1,53 persen pada September 2025 menjadi 4,44 persen pada September 2026. Sementara inflasi tahunan dari 1,99 persen menjadi 5,46 persen.(hasan/gopos)

Tags: BPSGorontaloInflasi
Previous Post

Helmi Rasid Sebut Data Desil Kacau, Bantuan BPJS Dicabut, Akses KIP Kuliah Hilang

Next Post

Bone Bolango Mulai Bongkar Potensi Pendapatan Daerah

Related Posts

Gorontalo

Dugaan Kriminalisasi Terhadap Walikota, AMKGB Turun Tangan Desak Polda Gorontalo

Rabu 30 September 2026
Kegiatan lomba mewarnai yang digelar di gerai Alfamart Bube, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango, Rabu (30/9/2026).
Gorontalo

Ratusan Anak Usia Dini Antusias di Lomba Mewarnai Alfamart Bube

Rabu 30 September 2026
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Marupa Sagala
Gorontalo

Bukan Sekadar Tambang Ilegal, Polda Gorontalo Dalami Aliran Uang Hasil Emas dari Suwawa

Rabu 30 September 2026
Gorontalo

Ketika Suzuki Thunder Mampu Memuat Pertalite hingga 40 Liter

Rabu 30 September 2026
Gorontalo

Tim SAR Evakuasi Satu Warga Kelelahan di Air Terjun Lombongo

Senin 28 September 2026
Melalui program POLOPALO, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo bersama komunitas 1.000 Guru membawa edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah ke sekolah-sekolah di pelosok.(Putra/Humas BI Gorontalo)
Gorontalo

Ekspedisi Polopalo: Merawat Cinta Rupiah dari Pelosok Daerah

Senin 28 September 2026
Next Post
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menerima kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kejaksaan Tinggi Gorontalo dalam rangka sosialisasi, pendataan, dan verifikasi potensi pendapatan daerah, Kamis (1/10/2026), di Ruang Rapat Bupati Bone Bolango. (Foto Firsa/Gopos)

Bone Bolango Mulai Bongkar Potensi Pendapatan Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Dugaan Kriminalisasi Terhadap Walikota, AMKGB Turun Tangan Desak Polda Gorontalo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto dan Wahyu Hadiningrat sebagai Kapolri dan Wakapolri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih: Listyo Sigit Jadi Kepala Staf Kepresidenan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjen Suyudi Ario Seto Calon Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Gorontalo Perjuangkan Pembangunan Jalan Pinogu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.