GOPOS.ID, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melaksanakan pasar murah di Lapangan Taruna Kota Gorontalo, Kamis (27-8-2026).
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail memastikan ketersediaan bahan makanan rumah tangga di Provinsi Gorontalo. Acara ini dihadiri oleh ribuan warga yang antusias untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam sambutannya, Gusnar menekankan pentingnya transparansi informasi kepada masyarakat mengenai stok bahan makanan. “Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang berani menaikkan harga secara tidak wajar. Dengan informasi yang jelas, masyarakat dapat mengetahui keadaan pasar dan tidak terjebak dalam harga yang tidak seharusnya,” ungkapnya.Â
Gusnar juga menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan harga di pasaran. Beliau memberikan contoh mengenai kenaikan harga beras yang terjadi baru-baru ini, yang disebabkan oleh hambatan dalam transportasi. “Kami terus memantau dan menyelidiki setiap kenaikan harga yang terjadi. Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga agar masyarakat tidak terbebani,” tegasnya.
Salah satu bentuk perhatian pemerintah adalah melalui pelaporan kondisi Gorontalo kepada Presiden Prabowo. Gubernur menyatakan bahwa penyaluran beras kepada masyarakat yang berhak sudah mulai berjalan, dengan jumlah sekitar 30 kilogram per penerima untuk kebutuhan bulan-bulan mendatang. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan masyarakat yang kurang mampu mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok.
Asisten II Pemprov Gorontalo, Jamal Nganro, menambahkan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan komitmen dari Gubernur untuk terus memantau perkembangan harga di lapangan. “Kami telah menyiapkan sebanyak 2.500 paket dengan tujuh komoditi utama, termasuk beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, bawang merah, dan ayam boiler,” jelasnya.
Jamal juga menjelaskan detail harga dari setiap komoditi tersebut. Masyarakat hanya perlu membayar total 95 ribu rupiah untuk semua paket, sedangkan harga normal di pasar bisa mencapai 271.500 rupiah. “Artinya, ada subsidi sebesar 176.500 rupiah yang diberikan oleh pemerintah untuk meringankan beban masyarakat,” tambahnya.
Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Gusnar Ismail dan jajarannya berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan ketersediaan bahan makanan demi kesejahteraan masyarakat Gorontalo.Â
Acara ini bukan hanya sekadar pasar murah, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat tercipta stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok yang memadai untuk seluruh masyarakat Gorontalo. (Putra/Gopos)







