No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

MAKI Jatim Batalkan Demo Besar di Jember, Fokus Kawal Pinjaman Daerah Rp785 Miliar

Alexa by Alexa
Senin 10 Agustus 2026
in Jember
0
Ketua MAKI Jatim Heru bersama ketua Laskar Jahanam Dwi Agus saat Konferensi Press

Ketua MAKI Jatim Heru bersama ketua Laskar Jahanam Dwi Agus saat Konferensi Press

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID, JEMBER – Rencana aksi besar Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur di Jember pada Senin (10/8/2026) resmi dibatalkan.

Keputusan tersebut diambil setelah MAKI Jatim kembali mengkaji rencana pinjaman daerah sekitar Rp785 miliar yang sedang dibahas Pemkab Jember bersama DPRD.

Alih-alih menggelar demonstrasi, MAKI memilih mengawasi tahapan pembahasan hingga penggunaan anggaran yang nantinya bersumber dari pinjaman tersebut.

Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, mengatakan perubahan sikap itu dilakukan setelah memperoleh penjelasan lebih rinci mengenai kebutuhan pembangunan yang hendak dibiayai.

“Ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kontur anggaran 2026 reguler dirasa kurang untuk mencapai target pembangunan di tahun 2027,” kata Heru.

Sejumlah kebutuhan pembangunan menjadi perhatian MAKI, termasuk peningkatan layanan kesehatan, perbaikan infrastruktur jalan, hingga penerangan jalan umum.

Rencana tersebut mencakup penambahan ruang rawat inap di RSUD dr. Soebandi dan RSUD Balung, rehabilitasi sekitar 16.000 titik jalan, serta pembangunan hingga 15.000 titik PJU.

Menurut Heru, kemampuan APBD reguler dinilai belum cukup untuk memenuhi seluruh target pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah pada 2027.

“Dasarnya memang kurang kalau berbicara konsep basis anggaran. Jadi memang dibutuhkan pinjaman. Ini untuk 2027, bukan 2026,” tegasnya.

Meski mendukung kebutuhan pembangunan, MAKI menilai rencana utang tersebut tetap membutuhkan pengawasan ketat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Hal itu mencakup kajian manfaat proyek, kemampuan daerah mengembalikan pinjaman, mekanisme pengadaan, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.

MAKI juga mengingatkan bahwa pinjaman daerah tidak dapat berjalan hanya berdasarkan keputusan eksekutif karena membutuhkan pembahasan dan persetujuan DPRD Jember.

Baca Juga :  Operasi Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Jember, Pelanggar Diberi Sanksi Tegas

“Kami akan kawal program pembangunan Jember, termasuk melakukan mapping terkait proyek yang bersumber dari dana utang Rp785 miliar lebih tersebut,” ujarnya.

Pengawasan itu nantinya diarahkan pada pemetaan proyek yang dibiayai utang, termasuk lokasi dan kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat.

MAKI meminta Pemkab Jember menyampaikan secara terbuka titik pembangunan yang akan menggunakan dana pinjaman agar publik dapat ikut mengawasinya.

Heru menyebut skema pinjaman yang dibahas pemerintah daerah diarahkan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur atau SMI, bukan pinjaman komersial perbankan.

“Yang pasti MAKI Jawa Timur akan kawal pelaksanaan APBD reguler Pemkab Jember tahun 2027 dengan penambahannya adalah utang Rp785 miliar lebih,” katanya.

Menurut Heru, skema pembiayaan tersebut tetap harus disertai perencanaan matang, persetujuan legislatif, serta perhitungan kemampuan fiskal daerah.

Perhatian berikutnya diarahkan pada proses pengadaan barang dan jasa untuk berbagai proyek yang nantinya menggunakan dana pinjaman.

MAKI meminta mekanisme pengadaan berjalan transparan dan mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk penggunaan sistem elektronik dalam proses pemilihan penyedia.

“Kami sarankan bagian pengadaan barang dan jasa Pemkab Jember memperdalam lagi kualitas pelaksanaan pengadaan, termasuk mekanisme e-katalog dan mini kompetisi sesuai regulasi,” ujarnya.

Heru menilai pengawasan sejak awal penting untuk mencegah munculnya persoalan ketika proyek sudah berjalan atau pinjaman mulai memasuki tahap pengembalian.

Selain substansi pinjaman, MAKI menyoroti pola komunikasi Pemkab Jember kepada masyarakat selama pembahasan rencana utang berlangsung.

Menurutnya, informasi yang belum disampaikan secara utuh membuat rencana pinjaman Rp785 miliar memunculkan perdebatan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bantuan Pertanian Jember Tembus Rp312 Miliar, Gus Fawait Soroti Program Oplah

“Manajemen informasi dari humas dan kabag tidak maksimal untuk menyampaikan apa sebenarnya yang menjadi program utama Pemkab Jember. Ini harus dievaluasi,” katanya.

MAKI meminta pemerintah daerah menjelaskan nilai pinjaman, daftar pembangunan, lokasi proyek, skema pembayaran, hingga kondisi kemampuan fiskal secara terbuka.

Keterbukaan tersebut dinilai penting supaya masyarakat memahami tujuan pembiayaan dan tidak memperoleh informasi secara terpotong yang berpotensi menimbulkan spekulasi.

Heru juga mengingatkan DPRD Jember agar berhati-hati menyampaikan informasi karena persetujuan pinjaman masih menjadi bagian dari pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Apapun rencana Pemkab Jember terkait utang itu, kalau DPRD Jember tidak menyetujui, selesai. Tidak akan bisa berjalan,” tegasnya.

Dengan batalnya aksi, massa dari luar daerah, termasuk Surabaya, telah diminta tidak berangkat menuju Jember.

Persiapan kendaraan besar serta pengerahan massa dari sejumlah wilayah Jember juga dihentikan setelah keputusan pembatalan disampaikan.

“Kami cancel semuanya. Teman-teman dari Surabaya juga sudah saya perintahkan untuk tidak usah bergerak ke Jember. Kantong-kantong massa Jember juga kami sampaikan untuk meniadakan aksi besok,” katanya.

MAKI memastikan pembatalan tersebut bukan berarti pengawasan dihentikan. Organisasi itu tetap akan mengikuti perjalanan rencana pinjaman hingga tahap realisasi program.

“Kami tiadakan demo besar MAKI Jawa Timur di Jember. Ini hanya untuk mengawal apa yang menjadi kepentingan masyarakat Jember, bahwa mereka membutuhkan jalan, membutuhkan penerangan jalan umum, serta peningkatan pelayanan kesehatan,” pungkas Heru.(kur)

Previous Post

Drag Race di Kotamobagu Berujung Maut Bagi Penonton, Mobil Balap Tabrak Warga

Next Post

Jember Dapat 1.355 Kuota Bedah Rumah, Syarat Bantuan Kini Lebih Fleksibel

Related Posts

Dinsos PPPA dan Kepala Diskominfo Jember saat berkunjung ke Kementerian Sosial RI
Jember

Pemkab Jember Usulkan Penambahan Kuota Bansos hingga 80 Persen

Sabtu 26 September 2026
Candi Deres yang menjadi salah satu benda cagar budaya
Jember

Lindungi Warisan Sejarah, Bupati Jember Resmi Tetapkan Lima Cagar Budaya

Sabtu 26 September 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menerima pendemo untuk berdiskusi
Jember

Aspirasi Warga hingga Layanan Kesehatan, Ini Cara Gus Fawait Respons Persoalan Jember

Rabu 23 September 2026
Bupati Jember Muhammad Fawait
Jember

Usai Gowes Yosowilangun-Puger, Gus Fawait Perkuat Layanan Homecare Jember

Selasa 22 September 2026
Bupati Jember Gus Fawait sampaikan Pesan di acara Anugerah Insan Pajak 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jawa Timur, Sabtu (19/09/2026).
Jember

PAD Jember Tumbuh 32,36 Persen, Gus Fawait Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak

Minggu 20 September 2026
Bupati Jember Muhammad fawait Berama Direktur Utama BIN Cigar Febrian Ananta Kahar
Jember

Dari Jember ke 45 Negara, Gus Fawait Ungkap Kekuatan Industri Cerutu Lokal

Sabtu 19 September 2026
Next Post
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Dr. Sri Haryati, saat menghadiri kegiatan Setiap Aspirasi dalam rangkaian Bunga Desaku

Jember Dapat 1.355 Kuota Bedah Rumah, Syarat Bantuan Kini Lebih Fleksibel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Tim Resmob Saronde, Polres Gorontalo Utara berhsil mengamankan seorang pria berinisial ID terduga pelaku. (foto.istimewa)

    Terduga Pelaku Kematian Guru ASN di Tolinggula Diamankan Tim Resmob Saronde

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Kode Etik, Satbrimob Polda Gorontalo PTDH Tiga Personelnya 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Owner Gadai di Gorontalo Kepergok Sekamar Dengan Wanita, Diduga Bersama Istri Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Identifikasi dan Resmob Saronde Selidiki Penyebab Meninggalnya Guru ASN di Tolinggula

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tim Gabungan Amankan 80 Karung Diduga Sianida Asal Filipina di Gorontalo Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.