No Result
View All Result
gopos.id
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • INFOGRAFIS
    • Info Pasar
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Pohuwato
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Boalemo
    • Kotamobagu
    • Bolmut
    • Kota Smart
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gopos.id

Pemprov Gorontalo Dinilai Lambat, Harga Beras Masih yang Termahal di Indonesia

Admin by Admin
Rabu 29 Juli 2026
in Info Pasar
0
ilustrasi pedagang beras di Gorontalo.(f. dok alex gopos)

ilustrasi pedagang beras di Gorontalo.(f. dok alex gopos)

0
SHARES
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

GOPOS.ID – Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) per Selasa, 28 Juli 2026, mencatat harga beras di pasar modern Gorontalo masih bertahan di angka Rp20.250 per kilogram — tertinggi secara nasional.

Angka ini tidak bergerak sejak 20 Juli 2026, yang berarti Gorontalo telah mempertahankan status sebagai provinsi dengan harga beras termahal di Indonesia selama sembilan hari berturut-turut.

Posisi Gorontalo di puncak daftar harga beras termahal ini mengungguli sejumlah provinsi lain, seperti Papua (Rp20.100), Sumatera Barat (Rp19.700), Sulawesi Tengah dan Papua Barat (masing-masing Rp18.450), serta Kalimantan Selatan (Rp18.050). Sementara harga beras termurah nasional tercatat di Jawa Tengah, hanya Rp16.900 per kilogram — selisih lebih dari Rp3.300 dengan Gorontalo.

Tingginya harga beras ini terjadi di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah, termasuk Gorontalo, yang berdampak langsung pada produksi gabah petani lokal.

Kondisi cuaca ini sebelumnya telah disinggung oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka, yang menyebut penurunan produksi akibat kemarau sebagai salah satu faktor pemicu kenaikan harga pangan di daerah.

Baca Juga :  Harga Beras di Pasar Sentral Kota Gorontalo Melonjak

Meski penyebab kenaikan harga sudah teridentifikasi sejak akhir Juli, hingga kini belum terlihat adanya langkah konkret dan terukur dari Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menekan harga beras di pasar.

Sejumlah rencana yang sempat disampaikan sebelumnya, seperti pengendalian bongkar muat di Pelabuhan Gorontalo, penambahan lahan penyimpanan kontainer, hingga perbaikan distribusi BBM oleh Pertamina, belum menunjukkan dampak nyata terhadap harga di lapangan.

Stagnannya harga beras di level tertinggi nasional selama lebih dari sepekan ini turut memperkuat sorotan terhadap konsistensi data dan komitmen penanganan yang disampaikan berbagai instansi Pemprov Gorontalo.

Sebelumnya, klaim Bulog Provinsi Gorontalo yang menjamin stok 2.400 ton cukup hingga Desember 2026 pun belum mampu meredam kenaikan harga di pasar modern, mengindikasikan adanya persoalan pada sisi distribusi maupun mekanisme harga di tingkat pedagang.

Selain beras, data yang sama juga menunjukkan tiga komoditas pangan strategis lainnya — minyak goreng, telur ayam, dan daging ayam — kompak masih bertahan sebagai yang termahal se-Indonesia pada 28 Juli 2026. Minyak goreng di pasar tradisional tercatat Rp27.900 per kilogram, telur ayam di pasar modern Rp55.900 per kilogram, dan daging ayam Rp61.450 per kilogram — seluruhnya menempati posisi tertinggi secara nasional.

Baca Juga :  Beras Jadi Penyebab Gorontalo Deflasi -0,14 Persen pada Juni 2024

Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap daya beli masyarakat Gorontalo bukan sekadar fluktuasi harga sesaat, melainkan tren berkelanjutan yang telah berlangsung lebih dari sepekan tanpa intervensi yang berarti dari pemerintah daerah.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo lambat dalam mengambil sikap dalam kondisi harga beras dan harga lainnya mahal,” ucap Yahya salah satu pedagang yang ditemuai wartawan.

Kemarau panjang yang menjadi salah satu penyebab utama seharusnya dapat diantisipasi dengan langkah mitigasi, seperti percepatan distribusi stok cadangan pemerintah maupun operasi pasar murah, namun hingga kini belum ada realisasi konkret yang dilaporkan secara terbuka kepada publik.

Publik dan pemangku kepentingan di sektor pangan menilai penting bagi Pemprov Gorontalo untuk segera merumuskan langkah nyata dan terjadwal dalam mengatasi kenaikan harga beras dan komoditas pokok lainnya, mengingat dampak kemarau panjang berpotensi terus berlanjut hingga beberapa bulan ke depan apabila tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat sasaran. (Adm-01/gopos)

Tags: harga berasHarga beras mahal
Previous Post

Wamen UMKM Dorong Program Kumitra Bisa Buat UMKM Naik Kelas

Next Post

Paruh Kedua Musim 2026, Perebutan Jawara MotoGP Makin Sengit

Related Posts

Pedagang beras, Hasan saat sedang merapikan lapaknya di pasar sentral kota Gorontalo, Sabtu (25/7/2026). (ANTARA/Faradila Alim)
Info Pasar

Rakyat Menjerit, Harga Melangit: Pemprov Gorontalo Dinilai Lamban Bertindak

Minggu 26 Juli 2026
Info Pasar

Pertamina Operasikan Ship to Ship Kolonodale, Perkuat Distribusi Biosolar B50 di Sulawesi

Jumat 24 Juli 2026
Info Pasar

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Rumah Anak Pesisir di Bitung

Kamis 23 Juli 2026
Info Pasar

Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50 di Sulawesi, Kini Tersedia di 590 SPBU

Rabu 22 Juli 2026
Info Pasar

Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50 di Sulawesi, Kini Tersedia di 457 SPBU

Rabu 22 Juli 2026
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Gorontalo memperkenalkan produk UMKM pada pelaksanaan Bahagia QRISFest di GOR David Toni Limboto, Kabupaten Gorontalo
Info Pasar

BAHAGIA QRISFest 2026 Catat 147 Ribu Transaksi QRIS, UMKM Kuliner Raup Omzet Rp1,26 M

Senin 20 Juli 2026
Next Post
Ilustrasi MotoGP

Paruh Kedua Musim 2026, Perebutan Jawara MotoGP Makin Sengit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

  • Ketua DPRD Tegaskan RDP Kades Toto Utara Berjalan Sesuai Prosedur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi Amanat-Keadilan DPRD Bone Bolango Beri Catatan Pertanggungjawaban APBD 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Bone Bolango Tegaskan Isu Sumbangan OPD Tak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Kadis Kominfo Gorontalo Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Command Center 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadi Tersangka, Bos PETI Teratai Langsung Ditahan Polres Pohuwato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
WA Saluran
Facebook X-twitter Youtube Instagram TikTok

© 2019 – 2023 Gopos.id  |  Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.

Iklan  |  Karir  |  Pedoman Media Cyber  |  Ramah Anak  |  Susunan Redaksi  |  Tentang Kami  |  Disclaimer

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
    • Hukum & Kriminal
    • Indepth News
    • Info Pasar
    • INFOGRAFIS
    • Olahraga
    • Pemilu
    • Peristiwa
    • Politik
  • DAERAH
    • Gorontalo
    • Ayo Germas
    • Boalemo
    • Bone Bolango
    • Kotamobagu
    • Bolmong Utara
    • Gorontalo Hebat
    • Gorontalo Utara
    • Kabupaten Gorontalo
    • Kota Smart
    • Pohuwato
    • Wakil Rakyat
  • NASIONAL
  • LIFESTYLE
    • Infotaintment
    • Kuliner
    • Tekno
  • Menyapa Nusantara
  • MULTIMEDIA
    • Foto
    • Video
  • Gopos Literasi

© 2019-2023 Gopos.id Gopos Media Online Indonesia | Gorontalo.