GOPOS.ID, JEMBER – Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata RI. Ajang budaya ini dinilai konsisten memperkuat promosi pariwisata Indonesia hingga tingkat internasional.
Dukungan tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri rangkaian JFC di Pendopo Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Minggu (26/7/2026).
Selama 24 tahun penyelenggaraan, JFC dinilai mampu menjaga kualitas sekaligus terus berinovasi. Konsistensi itu membuatnya menjadi salah satu agenda unggulan nasional.
“Jember Fashion Carnaval sangat luar biasa karena mampu bertahan dan terus berkembang selama 24 tahun,” kata Widiyanti.
Ia menegaskan Kementerian Pariwisata akan terus mendukung JFC. Event tersebut beberapa kali masuk dalam jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN).
“Kementerian Pariwisata akan terus memberikan dukungan karena JFC telah beberapa kali masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara,” ujarnya.
Widiyanti menjelaskan, KEN merupakan program unggulan Kementerian Pariwisata bersama pemerintah daerah di 38 provinsi. Setiap tahun, program itu menghimpun sekitar 110 hingga 125 agenda wisata terbaik.
Menurutnya, keberadaan JFC memberikan dampak lebih luas dibanding sekadar meningkatkan kunjungan wisatawan. Ajang ini juga memperkuat citra Indonesia melalui panggung internasional.
“Karya-karya kreatif dari JFC telah membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ungkapnya.
Ia menyebut reputasi JFC telah dikenal melalui penampilan di berbagai negara, termasuk New York dan Paris. Beragam karya JFC juga mengharumkan Indonesia dalam kompetisi dunia.
“Karya JFC turut mengantarkan wakil Indonesia meraih penghargaan Best National Costume di ajang seperti Miss Universe dan Miss Supranational,” jelas Widiyanti.
Menutup kunjungannya, Menteri Pariwisata mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jember, panitia, serta seluruh pihak yang berkontribusi. Ia berharap JFC terus berkembang sebagai event kelas dunia yang mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.(kur)








