GOPOS.ID, MARISA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato kembali menunjukkan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat. Melalui program pendistribusian zakat, infak, dan sedekah, Baznas menyalurkan bantuan senilai Rp92,5 juta yang menyasar pelaku usaha kecil, pelajar, rumah ibadah hingga siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).
Penyaluran bantuan melalui Program Pohuwato Sejahtera, Pohuwato Cerdas, dan Pohuwato Imtak itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Baznas dinilai mampu hadir mengisi berbagai kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya dapat dijangkau pemerintah.
Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, pada kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Baznas Kabupaten Pohuwato, Kamis (23/7/2026).
Iskandar menyampaikan keberadaan Baznas memiliki peran yang semakin penting di tengah keterbatasan fiskal daerah. Ia menilai program-program yang dijalankan Baznas mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
“Ditengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Baznas tetap hadir membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat berarti karena Baznas telah membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pohuwato,” ujar Iskandar.
Iskandar mengakui masih terdapat sejumlah program pemerintah yang belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran. Karena itu, kontribusi Baznas dinilai sangat membantu, khususnya melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan sosial keagamaan.
Salah satu program yang mendapat perhatian pemerintah adalah Pohuwato Cerdas, yang memberikan bantuan pendidikan dan beasiswa kepada pelajar sebagai investasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi Baznas yang telah mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Pohuwato. Semoga bantuan beasiswa ini menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus belajar, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-citanya,” kata Iskandar
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato, M. Ruzali D. Hunowu, mengatakan lembaganya terus memperkuat program pendidikan sebagai bagian dari upaya mencetak kader ulama dan generasi penerus daerah.
Ia menjelaskan, sejak tiga tahun terakhir Baznas telah menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, termasuk membiayai mahasiswa yang melanjutkan pendidikan hingga ke Mesir dan Kairo.
“Kami memandang kaderisasi ulama merupakan investasi jangka panjang yang harus terus didukung agar Pohuwato memiliki generasi yang unggul di bidang keagamaan,” jelas Ruzali.
Pada penyaluran kali ini, Baznas menyalurkan bantuan usaha produktif kepada 28 mustahik sebesar Rp 51 juta, beasiswa pendidikan kepada lima mustahik senilai Rp 8,5 juta, bantuan untuk enam masjid sebesar Rp 33 juta, dua unit keranda untuk rukun duka di Kecamatan Popayato dan Marisa, serta bantuan seragam bagi 53 siswa SLB pada tahap pertama.
Di sisi lain, Baznas Pohuwato juga kembali mencatat prestasi dalam tata kelola keuangan. Pada audit tahun 2024, lembaga tersebut berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo.
“Alhamdulillah, pada audit tahun 2024 kami memperoleh predikat WTP. Insyaallah pada audit tahun 2025 kami dapat mempertahankan capaian tersebut,” tutup Ruzali.(Yusuf/Gopos)








