GOPOS.ID, MAKASSAR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menuntaskan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Hajj Flight 2026 dengan mencatat penyaluran 4.204,181 kiloliter (KL) avtur untuk mendukung 86 penerbangan haji. Selama masa operasional yang berlangsung pada 2 April hingga 2 Juli 2026, pelayanan pengisian bahan bakar pesawat di Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin berjalan tanpa insiden.
Pasokan avtur tersebut digunakan untuk melayani 43 kelompok terbang (kloter) dengan estimasi 18.698 jemaah haji, baik pada fase keberangkatan maupun pemulangan. Pertamina memastikan seluruh proses pengisian bahan bakar dilakukan tepat waktu, aman, dan sesuai standar operasional guna mendukung kelancaran operasional penerbangan haji.
Keberhasilan pelaksanaan Satgas Haji juga ditandai dengan capaian 50.752 jam kerja selamat (JKS) serta nihil insiden selama operasional. Pertamina mencatat zero accident, zero process safety incident, zero transportation accident, dan zero security incident sepanjang masa satgas.
Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin Group, Andreas Yanuar Arinawan, mengatakan seluruh personel Satgas telah bekerja secara optimal untuk memastikan setiap penerbangan memperoleh layanan pengisian Avtur yang aman, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan penerbangan.
“Keberhasilan pelaksanaan Satgas Hajj Flight 2026 merupakan hasil dari kesiapan personel, keandalan sarana dan fasilitas, serta koordinasi yang solid dengan seluruh stakeholder di lingkungan bandara. Setiap proses pengisian Avtur dilaksanakan sesuai prosedur operasional dengan mengutamakan aspek keselamatan sehingga seluruh rangkaian penerbangan haji dapat berjalan lancar hingga akhir masa operasional,” ujar Andreas.
Ia menambahkan, pengalaman pelaksanaan Satgas Hajj Flight menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapan operasional Aviation Fuel Business dalam menghadapi berbagai momentum penerbangan dengan tingkat mobilisasi yang tinggi.
“Evaluasi dan pembelajaran dari pelaksanaan Satgas ini akan terus menjadi dasar peningkatan kualitas layanan kami. Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan Avtur sekaligus menghadirkan pelayanan yang profesional agar setiap kebutuhan energi penerbangan dapat terpenuhi secara optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan keberhasilan Satgas Hajj Flight 2026 menunjukkan kesiapan Pertamina dalam mendukung sektor transportasi udara melalui penyediaan energi yang aman dan andal.
“Kelancaran operasional penerbangan haji menjadi hasil dari kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat keandalan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga pasokan energi penerbangan agar mampu mendukung berbagai agenda strategis nasional maupun kebutuhan transportasi udara di Indonesia,” ungkap Lilik.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menjaga keandalan operasional Aviation Fuel Business agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi industri penerbangan dan masyarakat.(*/hasan/gopos)








