GOPOS.ID, KWANDANG – RSUD dr. Zainal Umar Sidiki semakin mengintensifkan langkah penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Gorontalo Utara melalui penguatan kerja sama lintas sektor dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rapat koordinasi program TBC yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara pada Senin (4/5/2026).
Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, menyampaikan bahwa rumah sakit memiliki peran strategis sebagai fasilitas rujukan utama dalam penanganan TBC, mulai dari proses diagnosis hingga terapi lanjutan bagi pasien.
Ia menjelaskan, RSUD saat ini telah didukung oleh fasilitas pemeriksaan yang modern sehingga mampu mendeteksi TBC secara lebih cepat dan akurat. Selain itu, sinergi dengan Puskesmas serta fasilitas kesehatan lainnya terus diperkuat guna memastikan sistem rujukan pasien berjalan optimal.
“Keberhasilan penanganan TBC tidak hanya bergantung pada pelayanan medis, tetapi juga pada kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga selesai,” kata dr. Ardiansyah.
Menurutnya, penghentian pengobatan sebelum waktunya berisiko menimbulkan resistensi obat yang dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini, khususnya bagi mereka yang mengalami batuk dalam jangka waktu lama. Ia juga mengingatkan bahwa kebiasaan merokok dapat memperparah kondisi penderita TBC dan menghambat proses pemulihan.
Dengan dukungan dan sinergi antara rumah sakit, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat, RSUD dr. Zainal Umar Sidiki optimistis upaya penanggulangan TBC di Gorontalo Utara dapat berjalan lebih efektif sehingga angka kasus penyakit tersebut dapat ditekan secara bertahap. (isno/gopos)








