GOPOS.ID, BOTUMOITO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo, terus mendorong penguatan sektor kesehatan melalui langkah promotif dan preventif.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, serta Penyehatan Lingkungan yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, berlangsung di Cabana Resto and Resort,Kecamatan Botumoito, Jumat (24/04/2026).
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menegaskan pencegahan merupakan strategi utama dalam menekan angka kesakitan di masyarakat. Ia menilai, pendekatan kesehatan tidak bisa hanya berfokus pada pengobatan, melainkan harus dimulai dari identifikasi akar masalah serta pengendalian faktor risiko penyakit.
“Pencegahan adalah kunci utama. Kita harus memastikan masyarakat tetap sehat dan mampu mengendalikan potensi penularan penyakit sejak dini,” ujar Lahmuddin.
Menurutnya, rakor tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh pihak terkait agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Adapun beberapa langkah strategis yang akan dilakukan antara lain, pembentukan Desa Siaga TBC di wilayah lokus.
“Pemantauan intensif terhadap pasien TBC melalui pelacakan kontak erat dan skrining lingkungan, serta pemberian terapi pencegahan bagi kelompok berisiko,” ungkap Lahmuddin
Lahmuddin berharap seluruh hasil rakor tidak hanya berhenti pada tataran rekomendasi, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan.
“Harapan kami langkah-langkah ini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat di Kabupaten Boalemo,” tutup Lahmuddin (Yusuf/Gopos)








