GOPOS.ID, GORONTALO – Haflatul wada’ Angkatan XXXIII Pondok Pesantren Hubulo digelar dengan penuh khidmat dan sukacita di aula terbuka pesantren pada Minggu, 19 April 2026. Acara ini menjadi momen istimewa bagi para santri yang telah menuntaskan pendidikan selama enam tahun, sekaligus menandai pencapaian baru dengan jumlah wisudawan yang meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Pesantren Hubulo, Hj. Rachmayanti Monoaarfa, S.Psi, dalam wawancara menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan wisuda tahun ini. Ia menekankan adanya pembaruan penting, khususnya pada sistem pendidikan Tarbiyatul Muallimin (TMI) yang kini lebih difokuskan sebagai program khusus bagi santri yang menempuh pendidikan pondok selama enam tahun. Menurutnya, pelajaran pondok yang sarat hafalan dan kedisiplinan perlu mendapat apresiasi tersendiri karena tidak semua santri mampu menyelesaikannya hingga tuntas.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tahun ini terdapat perubahan struktur kelembagaan, di mana TMI tidak lagi berada di bawah Wakil Pimpinan I bidang kurikulum, melainkan memiliki pimpinan tersendiri. Pemisahan ini bertujuan agar pengelolaan pembelajaran pondok menjadi lebih optimal, termasuk dalam pelaksanaan evaluasi dan penilaian yang kini dilakukan secara mandiri dan lebih objektif, tanpa digabung dengan pelajaran umum.
Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Hubulo Adin Mustofa mengungkapkan bahwa jumlah wisudawan tahun ini mencapai 41 orang, terdiri dari 22 santri putra dan 19 santri putri. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 18 orang. Ia juga menjelaskan bahwa sistem pendidikan di pesantren berlangsung selama enam tahun, dimulai dari jenjang Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah.
“mudah-mudahan mereka jadi generasi pelopor untuk perubahan di masyarakat, bisa memberi warna dan manfaat sebanyak-banyaknya kepada masyarakat,” ujar Kepala Madrasah Aliyah Hubulo. (Winang/Mg-Gopos)








