GOPOS.ID, GORONTALO – Pertemuan Koordinasi dan Validasi Data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo Tahun 2026 digelar di Hotel Aston, Kota Gorontalo, pada 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas tingkatan dalam upaya meningkatkan kualitas data sekaligus capaian program kesehatan prioritas.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang Otoluwa, dalam wawancara menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan pada koordinasi dan evaluasi data P2P, khususnya pada program-program strategis nasional seperti tuberkulosis (TB), HIV/AIDS, penyakit tidak menular (PTM), serta imunisasi. Ia menegaskan bahwa sebagian besar program telah berjalan sesuai jalur yang direncanakan hingga triwulan pertama tahun 2026.
“Untuk TB, kita masih on the track sampai dengan triwulan satu ini. Demikian juga dengan HIV/AIDS dan PTM,” ujar Anang. Namun demikian, ia mengakui bahwa capaian imunisasi masih perlu mendapat perhatian serius, mengingat Indeks Desa Lengkap (IDL) yang masih tergolong rendah dan menjadi tantangan yang harus segera diatasi.
Lebih lanjut, Anang berharap melalui pertemuan ini akan lahir berbagai inovasi yang mampu mendorong peningkatan capaian imunisasi di masa mendatang. Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi di seluruh tingkatan, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, puskesmas, hingga desa sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, kegiatan ini turut menghadirkan para kepala desa untuk memaparkan inovasi yang telah mereka lakukan. “Kalau desa semua bagus, insyaallah kecamatan bagus. Kalau kecamatan bagus, kabupaten bagus, dan seterusnya sampai dengan nasional,” tutup Anang, menegaskan pentingnya peran desa dalam menentukan keberhasilan program kesehatan secara menyeluruh. (Winang-Mg)








